

Kontraktor Pelaksana Pembangunan SPAM Siborgonyi sedang melakukan pemasangan jaringan pipa di Jl.Alternatif Uncen-Perumnas 3, baru baru ini. (FOTO:Dok. PT. AM Jayapura For Cepos)
JAYAPURA– Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di intake Siborgonyi terancam batal. Hal ini dikarenakan adanya tuntutan pemilik hak ulayat yang wilayahnya dilalui jaringan pipa distribusi dan lokasi pembangunan intake.
Pemalangan ini dilakukan oleh masyarakat adat yang melibatkan 5 suku yang menuntut ganti rugi penggunaan lahan, yakni suku Hababuk, Ireuw, Afaar, Hamadi dan Dawir.
“Akibat pemalangan ini, pekerjaan kontraktor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua terhenti selama beberapa minggu. Hingga saat ini, pekerjaan belum bisa dilanjutkan dikarenakan belum bisa memenuhi tuntutan pemilik hak ulayat dengan nominal yang belum terpenuhi,” ungkap Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura Dr. Entis Sutisna, kepada Cenderawasih Pos, Selasa (28/1)lalu.
Dirut Entis menjelaskan, pekerjaan yang ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua mengalami kendala pemalangan di area yang dilalui jalur pipa distribusi dan lokasi sumber air. Proyek pekerjaan tahun anggaran 2024/2025 ini terancam batal, jika tidak ada titik temu antara masyarakat adat dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua.
“Pembangunan SPAM Siborgonyi membutuhkan dana yang cukup besar, sementara PDAM Jayapura tidak memiliki dana internal yang cukup. Pada anggaran tahun 2024, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua telah merealisasikan pembangunan intake dan jaringan pipa transmisi, namun kegembiraan tukang ledeng saat ini tertunda,” ujarnya.
Dampak dari pemalangan ini, kata Entis, pembangunan jaringan yang dilaksanakan pada semester kedua di tahun 2024 oleh kontraktor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua, saat ini terpaisa dihentikan aktivitas pekerjaannya.
“Saat ini, pekerjaan belum bisa dilanjutkan dikarenakan belum bisa memenuhi tuntutan pemegang hak ulayat dengan nominal yang belum terpenuhi.”ujarnya.
Page: 1 2
Tim pelatih berupaya menjaga momentum positif usai meraih kemenangan 3-1 atas De Red FC pada…
Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Papua, Daud Arim, menjelaskan bahwa penundaan ini dilakukan untuk memberikan…
Disisi lain, suhu udara dingin yang menusuk tulang dan keterbatasan akses jaringan komunikasi kerap menjadi…
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayapura mengelola dana Otonomi Khusus (Otsus) sebesar Rp2 miliar pada 2026.…
Kepala BGN Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama menngakui jika untuk penyaluran MBG ke sekolah -sekolah…
Kepala BGN Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama menyatakan aktivasi ini diberikan kepada setiap SPPG yang…