

Kuasa Hukum Tergugat dan Penggugat saat memperlihatkan alat bukti dalam sidang gugatan harta warisan Hotel Tirta Mandala di PN Jayapura, Senin (17/10) (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Setelah melalui tahapan yang panjang, akhirnya perkara gugatan harta warisan milik almarhum Alamsyah Wongso sampai pada tahap putusan Majelis Hakim. Pada putusan yang dibacakan oleh Hakim Ketua Marco Erari, didampingi 2 hakim anggota lainnya memutuskan tidak dapat menerima gugatan penggugat, dalam hal ini anak dan istri pertama almarhum Alamsyah Wongso.
Adapun dasar penolakan gugatan tersebut oleh Majelis Hakim karena menganggap gugatan Pengguat cacar formil atau kurang pihak untuk diajukan sebagai penggugat pada objek sengketa atau objek perkara tersebut.
Selain itu, salah satu dari ahli waris almarhum Alamsyah Wonggso tidak terlibat dalam mengguat harta warisan milik ayahnya itu (Almarhum Alamsyah Wongso red) sehingga secara hukum tidak dibenarkan. Atas dasar itu, majelis Hakim pun berkesimpulan tidak menerima gugatan para Penggugat.
Dalam hal ini, Majelis hakim mengesampingkan semua pokok perkara baik yang diajukan oleh Pengguat maupun eksepsi pihak Tergugat. “Kami bisa mengajukan kembali perkara ini sebagai perkara baru, namun dengan catatan 2 poin itu, harus masuk sebagai penggugat,” kata Agustinus, selaku kuasa hukum pengguat.
Page: 1 2
Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…
Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…
Pemerintah Provinsi Papua Barat telah meningkatkan status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari siaga…
Pengembangan Pelabuhan Merauke terus dipersiapkan seiring meningkatnya aktivitas dan trafik angkutan barang. Saat ini, pengembangan…
Koordinator Umum, Bertho Nayak Entama, menegaskan bahwa proses CASN Formasi 2024 telah berjalan cukup lama,…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…