Ia menekankan, kepedulian tersebut perlu diwujudkan dengan memperhatikan masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan, termasuk para janda, duda, fakir miskin dan kelompok masyarakat lainnya yang memerlukan perhatian serta bantuan.
Menurut Abisai, semangat berbagi dan membantu sesama merupakan wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan agama. “Agama tidak boleh membatasi hubungan persaudaraan kita. Tetapi kita harus belajar dari agama untuk membagi kasih kepada semua orang,” tegasnya.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi yang dilaksanakan KKBM Kota Jayapura tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi mampu menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Timika dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi,…
Bersamaan dengan penyerahan diri itu, tujuh pucuk senjata api yang selama ini mereka gunakan turut…
Diduga kuat, si rangkong keluar dari habitatnya karena rumahnya terbakar. Karhutla yang melanda sejumlah wilayah…
Kepala Subbagian Tata Usaha TNGR Astekita Ardiaristo mengatakan pendaki yang sebelumnya menggunakan jalur Senaru atau…
Instruksi lainnya menyangkut perlakuan rumah sakit terhadap pasien. Prabowo meminta tidak ada perbedaan pelayanan antara…
Dari seorang anak yang tumbuh dalam keluarga dengan ayah gangguan jiwa dan ibu yang berjuang…