

Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey, saat berbincang dengan Kabid Damkar Kota Jayapura Margaretha Veronita Kirana (FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey mengatakan, selama ia menjabat sebagai Pj Wali Kota Jayapura yang hampir 1 tahun ini, memang ada kendala, tantangan dan prestasi yang ia raih. Untuk tantangan tentu ada di faktor eksternal dan internal.
Karena sebagai ibu Kota Provinsi Papua, Kota Jayapura dengan masyarakat beraneka ragam tentu ada tantangan sendiri dalam mewujudkan situasi Kamtibmas, kenyamanan kedamaian di kota ini. Pendekatan dilakukan dengan Forkopimda dan pertemuan dengan intern tokoh masyarakat, tokoh agama dan semua komponen termasuk dunia usaha swasta, mahasiswa, BEM.
“Semua komponen dilibatkan, dilakukan komunikasi supaya jika kota ini aman nyaman dan damai, aktivitas apapun masyarakat tidak ada rasa takut, bebas dan tidak ada rasa khawatir itulah harapan dambaan kita semua,” katanya, kemarin.
Dijelaskan, dalam memimpin ia mau masyarakat bisa sejahtera lahir dan batin dan bicara kesejahteraan tentu harus ada ketenangan batin. Karena bukan hanya mencari makan minum saja, artinya jika makan minum dapat diperoleh, namun jika ada rasa ketakutan tentu tidak nyaman.
“Jadi kesejahteraan ada materi dan non materi, ini tantangan saya bagaimana masyarakat bisa memperolehnya dengan baik, sehingga pembangunan juga bisa berjalan dengan lancar dan inilah yang saya lakukan,” ucapnya.
Karena ini juga dibutuhkan komunikasi koordinasi yang baik termasuk dengan dewan, sedangkan untuk prestasi yang diraih ada penghargaan yang diterima di bidang kesehatan. Yakni di BPJS Kesehatan Pemkot menjaminkan masyarakat, tanpa terkecuali dan mendapatkan penghargaan coverage health. Ada juga penghargaan pelayanan publik, bidang perizinan, kependudukan dan beberapa penghargaan tidak datang sendiri, tapi hasil kerja semua komponen di Kota Jayapura. (dil/tri)
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…