Categories: METROPOLIS

IPDN Arahkan Tuntutan Warga ke Pemprov Papua

Terkait Tuntutan Masyarakat Adat yang Memalang Jalan Kampus ini.

JAYAPURA – Aksi Pemalangsn yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat, yang mengaku pemilik ulayat adat Pokhla, di jalan utama masuk Kampus Daerah Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Papua di Buper, Waena pada, Kamis (21/8), diwacanakan akan berlanjut.

Meski pemalangan yang sempat dilakukan sudah dibongkar oleh pihak ulayat, namun berdasarkan informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos pada, Selasa (26/8), jalan menuju kampus Pemerintah tersebut berencana akan kembali dipalang oleh masyarakat setempat pada, Kamis (28/8).

Kendati demikian, pasca pemalangan itu aktivitas di kampung IPDN itu tetap berjalan normal alias tidak terganggu oleh aksi yang dilakukan pemilik ulayat tersebut.
Hal ini disampaikan langsung Direktur IPDN Papua David E Mayor, S.Sos, MBA kepada Cenderawasih Pos di kampus tersebut, Selasa (26/8).

Menurut David, aktivitas di kampus masih berjalan efektif meski sempat dipalang oleh pemilik ulayat.

Di satu sisi David mengaku tidak mengetahui pasti terkait dengan maksud dan tujuan dari aksi pemalangan itu, namun yang pasti pihaknya sedikit terganggu dengan keadaan tersebut jika terus-menerus terjadi. “Aktifitas kampus masih berjalan baik tidak ada hambatan,” ungkap David.

Tidak menutup kemungkinan Direktur IPDN itu akan menyampaikan masalah tersebut ke Pemerintah Provinsi Papua agar cepat diselesaikan. Sehingga seluruh aktivitas di kampus dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman tanpa ada hambatan serta ganggu.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

6 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

14 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

15 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

17 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

18 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

19 hours ago