

Warga kota Jayapura memanfaatkan libur dengan ke Pantai, salah satunya Pantai Hamadi, (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Meski pada libur lebaran biasanya pengunjung wisata pantai ramai, namun beberapa pengelola wisata pantai mengaku kali ini ada penurunan jumlah pengunjung, salah satunya Pantai Hamadi.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi memasuki hari ke-5 pasca lebaran suasana di pantai Hamadi dan Pantai Holtekamp tampak sepi pengunjung. Melki (49) penjaga pantai mengungkapkan bahwa libur lebaran tahun ini jauh berbeda jika dibandingkan dengan libur lebaran tahun sebelumnya.
Jika pada tahun 2025, H-2 atau H-3 menuju lebaran banyak wisatawan yang telah memesan pondok untuk tempat bersantai, berkumpul bersama, namun di tahun ini sedikit mengalami penurunan, meski tidak banyak.
“Kita kan biasanya ramai H+2, H+3, dan H+4. Itu kan puncak lebarannya ada di situ. Tetapi tahun ini berkurang, meskipun ada tetapi tidak sebanding dengan tahun sebelumnya (2025),” kata Melki di Pantai Hamadi, Kamis (26/3).
Kondisi ini menurutnya juga terjadi di beberapa tempat wisata pantai di Kota Jayapura seperti di Pantai Holtekamp, Cibery dan Base G di Jayapura Utara. Ini ia sampaikan karena Pantai Hamadi menjadi tolak ukur dari tempat wisata pantai di Kota Jayapura dan sekitarnya.
Seperti diketahui, dari sekian banyak titik tujuan wisata di pesisir Kota Jayapura, Pantai Hamadi menjadi lokasi favorit. Bahkan masih menyandang status sebagai raja destinasi dengan angka kunjungan yang paling banyak di Kota Jayapura selama ini.
Menurutnya, penyebab utama turunnya pengunjung disetiap lokasi wisata tersebut disebabkan tingginya gelombang laut serta kondisi cuaca yang tidak mendukung. Di pantai Hamadi saja, tinggi gelombang laut saat ini telah melewati pembatas pantai. Apalagi di beberapa pantai lainnya yang tidak memiliki pembatas keamanan.
Meski sepi, di beberapa titik di pantai Hamadi terpantau beberapa orang sedang menikmati hamparan pasir dan berenang sejak pagi hari. Kondisi ini menunjukkan bahwa pesona pantai ikonik ini belum tertandingi oleh destinasi lainnya meski tren wisata baru terus bermunculan.
Sementara itu, di Jembatan Merah Youtefa masyarakat terlihat menikmati pemandangan yang indah serta terlihat hamparan laut lepas dan keindahan hutan bakau hijau. Selain itu pada sore hari, masyarakat bisa menikmati momen matahari terbenam.
Page: 1 2
Menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK, tim menyisir perairan Puriri sejauh 11 mil laut…
Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby…
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan lowongan…
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar…
Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan, 14 rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,…
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Piket Satreskrim menerima laporan mengenai terbakarnya rumah milik…