

Hj Ani Matdoan (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA– Kepala Kementerian Agama Kota Jayapura, Hj Ani Matdoan mengungkapkan bahwa kuota calon Jemaah haji regular tahun 2025 di Kota Jayapura sebanyak 327 calon jemaah haji.
“Dari 327 ini sudah memenuhi kuota, namun yang sudah lunas Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebanyak 70% dari total keseluruhannya,” ujar Ani Matdoan saat ditemui Cenderawasih Pos di ruang kerjanya, Rabu (26/2).
Menurut Ani, kuota 327 calon jemaah reguler tahun ini jumlahnya lebih sedikit dari tahun sebelumnya. “Kalau tahun 2024 itu, hampir mencapai angka 400 calon jemaah haji, kalau dilihat memang perbedaannya tidak beda jauh,” ungkapnya.
“Untuk calon jemaah haji cadangan kita sebanyak 150 orang, jadi jika sewaktu waktu ada yang berhalangan tetap maka akan kita isi dengan yang cadangan ini,” lanjutnya.
Jika melihat dari daftar tunggu untuk calon jemaah haji Kota Jayapura hingga saat ini mencapai 7000 lebih. “Dengan melihat daftar tunggu yang sangat banyak, tentu kita harapkan ada penambahan kuota, apalagi Kota Jayapura ini merupakan ibukota Provinsi Papua tentu diharapkan ada kebijakan untuk melihat sisi itu,” bebernya.
Program haji tahun ini juga, menurut Ani Matdoan, sedikit berbeda tahun sebelumnya, dimana kebijakan Kementerian Agama untuk menurunkan biaya haji mendapatkan respon yang sangat tinggi dari calon jemaah haji.
“Untuk tahun ini biaya yang mereka keluarkan hanya sekitar Rp 55 juta, jika dibandingkan tahun sebelumnya bisa mencapai Rp 80 juta bahkan lebih, jadi ini kebijakan yang sangat membantu para calon jemaah kita,” tuturnya.
Page: 1 2
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…