Categories: METROPOLIS

Noken Miliki Potensi Produk Ekonomi Kreatif

Peneliti Dari Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto ( FOTO: dok/Cepos)

JAYAPURA- Noken merupakan salah satu cenderamata asli Papua yang kini telah menjadi warisan budaya leluhur yang mampu memikat dunia. Oleh karena itu, tak heran jika noken dianggap memiliki potensi dalam produk ekonomi kreatif di Papua.

 Peneliti dari Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto mengatakan, UNESCO PBB telah menetapkan noken khas Papua sebagai salah satu warisan budaya tak benda yang di miliki oleh suku-suku di Provinsi Papua dan Papa Barat.

 “Yang menjadikan noken spesial bukan hanya karena fungsinya yang sudah melekat pada keseharian masyarakat Papua saja. Memang sehari-hari mereka menggunakannya untuk kebutuhan membawa barang dagangan seperti buah, sayur, ubi-ubian dan lain sebagainya dari hutan maupun ke pasar atau sebaliknya untuk berbelanja,” katanya kepada Cenderawasih Pos di Balai Arkeologi Papua di Kampung Waena Distrik Heram Kota Jayapura, Sabtu (25/4).

 Suroto mengatakan, noken menjadi spesial karena nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Noken merupakan tas tradisional asli buatan mama-mama Papua ini merupakan simbol dari kesuburan dan perdamaian bagi masyarakat Papua, khususnya di daerah pegunungan tengah Papua.

 “Dalam tradisinya, noken juga menjadi tolok ukur bagi perempuan Papua zaman dulu sebagai simbol kedewasaan. Perempuan yang sudah bisa membuat noken dianggap sudah dewasa dan sebaliknya yang belum bisa membuat noken dianggap belum dewasa,” ujarnya.

 Dosen Institut Budaya Indonesia (ISBI) Papua ini menjelaskan, pembuatan noken sendiri dianggap sulit dan memakan proses yang panjang karena tas ini tidak menggunakan bahan tekstil apapun, hanya memanfaatkan serat pohon melinjo, pohon nawa, pohon manduam atau anggrek hutan.

Suroto menyatakan, sejak diakui oleh UNESCO PBB sebagai warisan budaya dunia, noken semakin dikenal di dalam negeri maupun luar negeri. 

 “Noken memiliki potensi sebagai produk ekonomi kreatif yang apabila dikelola dengan baik dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dari sektor ekonomi kreatif,” pungkasnya. (bet/wen) 

newsportal

Recent Posts

RD Akui Adhyaksa FC Lawan Kuat

Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…

15 hours ago

Tak Terima Anggota Keluarganya Meninggal, Seorang Pria Dikeroyok Hingga Babak Belur

Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…

17 hours ago

Owen Sebut 3 Paslon Ketum PSSI Papua Figur Hebat

Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…

19 hours ago

Persipura Batasi Kuota Tiket Kontra Adhyaksa FC

Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…

20 hours ago

Ketum Ajak Merahkan Lagi Stadion Lukas Enembe

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…

21 hours ago

PFA Cari Bakat 2026, Keliling Tanah Papua Bidik Talenta Sepak Bola Masa Depan Timika

Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…

22 hours ago