Categories: METROPOLIS

Kadishut Akui Nyaman Kerja dengan Komunitas

Kelompok Rumah Bakau Jayapura bersama Ferdinand Rumbino (tiga dari kiri) selaku PPTK berfoto usai penyerahan dua unit motor roda tiga di Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Rabu (26/2) (FOTO: Jefri For Cepos)

JAYAPURA – Eksistensi komunitas lingkungan di Jayapura dalam menjalankan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan akhirnya dilirik oleh Dinas Kehutanan Provinsi Papua. Sebanyak tiga unit motor tiga roda diberikan ke komunitas. Bantuan motor tiga roda ini untuk mendukung operasional komunitas yang selama ini terkendala dalam mobilisasi personil maupun peralatan. Tiga unit ini diserahkan bertahap. Satu unit saat HPSN dan dua unit lainnya, Rabu (26/2). 

 “Saya pikir apa yang dilakukan teman-teman komunitas ini sangat baik. Mendukung kerja-kerja lingkungan seperti penanaman, pembersihan ataupun hal lain yang kami pikir perlu didukung dan saya nyaman bisa berkolaborasi dengan komunitas,” kata Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Ir Yan Ormuserai, usai penyerahan kemarin. Dikatakan bantuan ini menjadi yang pertama kali dan ia berharap menjadi pemicu semangat bagi kelompok muda di Jayapura. “Saya sudah melihat apa saja yang dilakukan teman-teman di Rumah Bakau Jayapura dan kami pikir tidak salah jika bantuan ini diserahkan kepada mereka,” katanya. 

 Dengan bantuan motor tiga roda paling tidak jika mendistribusikan bibit, atau angkutan sampah bisa ditangani lebih maksimal. “Kalau bicara sampahkan armada pemerintah juga terbatas dan mungkin belum menjangkau hingga ke sudut-sudut, nah armada ini yang nantinya jadi ujung tombaknya,” kata Ormuserai. Koordinator Rumah Bakau Jayapura, Theresia menyampaikan bahwa dukunga unit motor tiga roda ini sangat tepat dengan apa yang dibutuhkan. 

 “Setiap Sabtu teman-teman dari Jayapura Litter Pickers dan Rumah Bakau sering berkolaborasi memungut sampah dan selama ini plastik sampahnya (trash bag) kami upayakan sendiri dan kalau sudah terkumpul kami kadang menggunakan motor mencari bak sampah. Bahkan kadang berjalan kaki yang penting tuntas, jadi ini sangat membantu,” jelasnya. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

4 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

12 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

13 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

15 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

16 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

17 hours ago