

PJ Wali Kota Jayapura, Frans Pekey, saat menyaksikan penyerahan kendaraan dinas kepada salah satu lurah di kota Jayapura, Senin (26/6). (FOTO:Robert Mboik/Cepos)
Frans Pekey: Jangan Pakai Mabok!
JAYAPURA-Guna menunjang pelayanan pemerintah kepada masyarakat, Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Pengelola Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) kota Jayapura telah melakukan pengadaan puluhan kendaraan dinas, mulai dari roda dua, empat dan enam untuk pejabat hingga lurah di kota Jayapura.
Kepala BPKAD Kota Jayapura, Desy Yanti Wanggai mengatakan, pemerintah menyiapkan dana senilai Rp 4,5 miliar, bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) 2023 untuk pengadaan puluhan kendaraan dinas tersebut.
“Ada 23 kendaraan dinas mulai dari roda dua, roda empat dan roda enam, total anggaran yang disiapkan Rp 4,5 miliar yang bersumber dari dana alokasi umum,” kata Desy Yanti Wanggai, usai penyerahan kendaraan tersebut, di kantor Walikota Jayapura, Senin (26/6).
Sementara itu Walikota Jayapura, Frans Pekey mengatakan, tujuan utama dari penyerahan kendaraan dinas dari Pemerintah Kota Jayapura itu untuk mendukung dan menunjang tugas-tugas kedinasan, pada instansi masing-masing pejabat dan pegawai.
“Prioritasnya untuk mendukung tugas-tugas kedinasan, tugas-tugas kedinasan baik yang dilaksanakan pada jam kerja, jam dinas ataupun juga tugas kerja kedinasan yang dilakukan di luar jam kerja,” kata Frans Pekey.
Karena itu dia meminta supaya kendaraan-kendaraan dinas itu dimanfaatkan sebaik-baiknya dan harus dirawat sehingga masa penggunaannya jangka panjang. “Jangan dipakai untuk mabuk-mabukan, harus dipakai untuk menunjang kerja. Jangan lupa dirawat supaya kendaraan itu tetap awet,”imbuhnya.(roy/tri).
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…