

Plt.Kadinkes Papua, Arry Pongtiku (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan menggencarkan sosialisasi pemeriksaan kesehatan, terutama untuk penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC), kusta, frambosia, malaria, dan HIV. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Papua, Arry Pongtiku mengunkapkan bahwa upaya ini difokuskan pada layanan Puskesmas, termasuk di wilayah pedalaman, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini.
Menurutnya, upaya sosialisasi harus lebih masif untuk lebih menyadarkan masyarakat.”Kedepan, spanduk dan kampanye penyuluhan harus diperbanyak agar masyarakat sadar untuk memeriksakan diri,” ujarnya Ary Pongtiku, Selasa (22/4).
Dikatakan, progran pemeriksaan Gratis saat ini menjadi Prioritas Khas Papua.Berbeda dengan daerah lain di Indonesia, program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Papua mencakup penyakit-penyakit yang masih tinggi kasusnya di wilayah ini, seperti, TBC, Kusta dan Frambosia, Malaria, bahkan HIV juga diarahkan kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan.
“Kami memasukkan penyakit-penyakit ini dalam layanan gratis karena masih banyak yang belum terdiagnosis, terutama di pedalaman,” jelas Pongtiku.
Dikatakan, saat ini puskesmas jadi ujung tombak. Strategi utama adalah memperkuat peran puskesmas sebagai garda terdepan dalam penanganan kesehatan masyarakat.
Kata dia, dengan sosialisasi yang lebih gencar dan pemeriksaan gratis, Pemprov Papua berharap dapat menekan angka penularan penyakit, terutama TBC dan HIV, yang masih menjadi tantangan serius.
“ Masyarakat harus tahu bahwa pemeriksaan dan pengobatan ini gratis. Jangan sampai ada yang terlambat ditangani karena ketidaktahuan,” pungkas Pongtiku.(roy/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…