Categories: METROPOLIS

Kota Jayapura Jadi Yang Pertama Serahkan LKPD

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura menjadi yang pertama dan tercepat dalam menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited se Provinsi Papua. Hal ini disampaikan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Papua, Arjuna Sakir usai Sekda Kota Jayapura, Frans Pekey, M. Si menyerahkan LKPD Tahun 2021.

   “Saya berharapnya provinsi menjadi yang pertama menyerahkan, tapi ternyata Kota yang lebih dulu, ini luar biasa,” ujarnya.

  LKPD unaudited tersebut selanjutnya akan diperiksa sesuai dengan standar pemeriksaan BPK yaitu SPKN. “Kami berkewajiban menyerahkan hasil pemeriksaan selambat-lambatnya dua bulan setelah penerimaan, sehingga kami berharap laporannya sudah lengkap dan telah memenuhi syarat,” ujarnya.

  Pemeriksaan keuangan bertujuan untuk memberikan keyakinan yang memadai (reasonable assurance) bahwa laporan yang disajikan secara wajar dalam semua hal material dan sesuai dengan prinsip akuntansi. “Ini dalam rangka memberikan pernyataan opini tentang tingkat kewajaran informasi. Dan pemerintah Kota sudah WTP sejak 2013, kami berharap ini akan terus dipertahankan,” ujarnya.

  Sementara itu Sekda Kota Jayapura, Frans Pekey menyatakan  Pemkot Jayapura telah siap untuk diaudit baik dari sisi kesiapan dokumen-dokumen ataupun juga terkait dengan hal-hal teknis. “Hari ini kita menyerahkan LK di minggu ketiga bulan Maret. Jadi masih belum terlambat. Kita telah menyerahkan LK tahun anggaran 2021 untuk di audit oleh BPK RI Perwakilan Papua bersama-sama dengan tim pemeriksa dan akuntansi publik. Dan rencana tim akan mulai melakukan audit pada 28 Maret,” ujarnya.

  Frans menegaskan pemerintah kota tetap dalam komitmen mempertahankan prestasi WTP selama 9 bulan berturut-turut. “Komitmen pemerintah kota adalah masih pada komitmen untuk mempertahankan opini WTP untuk yang ke 9 kalinya. Itu harapan kami. Kami siap dan selalu bersedia melakukan komunikasi koordinasi, kerjasama dengan tim audit yang akan memeriksa di Kota Jayapura,” ujarnya.

  Untuk itu pihaknya berharap para OPD di jajaran pemerintah kota pengguna anggaran pemkot untuk standby menyiapkan dokumen2 pengelolaan keuangan OPD nya sesuai dengan bukti dan fakta sehingga sajian data informasi itu betul sesuai dengan fakta yang ada. (Rhy/tri)

newsportal

Recent Posts

Mendagri: 29 Persen Masyarakat di Papua Tak Miliki Rumah

Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…

12 hours ago

Sempat Menanyakan Saya Salah Apa

Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…

13 hours ago

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

4 days ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

4 days ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

4 days ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

4 days ago