

JAYAPURA – Upaya pemerintah Kota Jayapura untuk mempercantik jalur protokol dengan mengecat kembali pinggiran jalan termasuk talud mendapat banyak pertanyaan warga. Tak sedikit yang mengaku bingung dengan keputusan pemerintah mengecat denga warna seperti yang ada sekarang. Meski sebelumnya dikatakan ini untuk menumbuhkan atmosfir dukungan terhadap Persipura namun dari warna yang dipilih justru dianggap membingungkan.
“Sedikit mengganggu mata sepertinya, jika selama ini mata lebih menangkap hitam putih dan dirubah menjadi seperti sekarang saya pikir kurang tepat,” kata Anderson, salah satu warga Hamadi tadi malam. Ia menyebut bahwa pemilihan warna juga dianggap tidak tepat. “Persipura itu merah hitam sedangkan yang dicat saat ini lebih ke warna pink sehingga kesannya menjadi lucu,” tambahnya. Anderson yang bekerja sebagai ASN ini juga mempertanyakan apakah pemilihan warna ini tak menyalahi aturan lalu lintas.
Pasalnya sepengetahuannya marka jalan harusnya berwarna hitam putih dan bukan merah hitam. Hitam putih sendiri tentu memiliki pesan dan tidak sembarang dipilih, akan tetapi di Jayapura kata dia justru dicat merah yang lebih ke warna pink. “Takutnya mengganggu pengguna jalan yang selama ini sudah terbiasa dengan hitam putih lalu tiba-tiba dirubah. Semoga ini tidak menyalahi aturan lalu lintas,” imbuhnya. (ade/wen)
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…