Di sisi lain, klarifikasi juga diberikan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Papua, melalui Kepala Bidang Darat Ortinus Rumbewas. Ia mengungkapkan bahwa kerusakan lampu merah tersebut diduga akibat tertabrak kendaraan besar.
“Lampu itu kan tinggi sekali. Kita duga mobil tronton atau kontainer menabrak sisi lampu hingga menyebabkan korsleting,” jelas Ortinus saat dikonfirmasi via telepon.
Menurutnya, kerusakan terjadi pada beberapa titik panel dan sambungan lampu sehingga menyebabkan sistem mati total. Namun setelah dilakukan perbaikan, seluruh perangkat kini berfungsi kembali sebagaimana mestinya.
Dengan kembalinya lampu merah tersebut, pemerintah mengimbau pengendara untuk tetap tertib dan berhati-hati saat melintas di kawasan Hamadi. Pemerintah juga berjanji akan meningkatkan pengawasan serta pemeliharaan rutin fasilitas lalu lintas guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…