Di sisi lain, klarifikasi juga diberikan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Papua, melalui Kepala Bidang Darat Ortinus Rumbewas. Ia mengungkapkan bahwa kerusakan lampu merah tersebut diduga akibat tertabrak kendaraan besar.
“Lampu itu kan tinggi sekali. Kita duga mobil tronton atau kontainer menabrak sisi lampu hingga menyebabkan korsleting,” jelas Ortinus saat dikonfirmasi via telepon.
Menurutnya, kerusakan terjadi pada beberapa titik panel dan sambungan lampu sehingga menyebabkan sistem mati total. Namun setelah dilakukan perbaikan, seluruh perangkat kini berfungsi kembali sebagaimana mestinya.
Dengan kembalinya lampu merah tersebut, pemerintah mengimbau pengendara untuk tetap tertib dan berhati-hati saat melintas di kawasan Hamadi. Pemerintah juga berjanji akan meningkatkan pengawasan serta pemeliharaan rutin fasilitas lalu lintas guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…
Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…
Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…
Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…
DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…