Categories: METROPOLIS

Berharap Sejumlah Daerah Terus Perbaiki Pengelolaan Keungan Daerah

Penyerahan penghargaan untuk pemerintah Kota Jayapura yang telah meraih Opini WTP 2018 yang dilakukan di Favehotel Jayapura, Rabu (23/10) kemarin. Selain Pemkot Jayapura juga sembilan Pemkab mendapatkan penghargaan Opini WTP.  ( FOTO : HUMAS PEMPROV FOR CEPOS)

JAYAPURA-Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Muhammad Musa’ad, meminta pemerintah daerah tingkat kabupaten/kota yang meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk tidak cepat berpuas diri. Sebaliknya, opini WTP yang diraih hendaknya bukan merupakan tujuan akhir, melainkan merupakan sarana menuju tercapainya kesejahteraan masyarakat pada umumnya. 

 Hal ini disampaikan Musa’ad kala menyerahkan penghargaan untuk pemerintah daerah yang telah meraih Opini WTP 2018. Penyerahaan penghargaan ini dilakukan di Favehotel Jayapura, Rabu (23/10) kemarin.

 Sejumlah pemerintah daerah tersebut yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Asmat, Kabupaten Merauke, Kabupaten Nabire, Kabupaten Mimika, Kabupaten Keerom dan Kabupaten Yalimo yang meraih penghargaan atas pencapaian yang diraih di tahun anggaran 2018 lalu.

 “Bagi pemerintah daerah yang belum memperoleh opini WTP diharapkan terus melakukan upaya perbaikan pengelolaan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah,” ujar Muhammad Musa’ad dalam sambutannya.

 Seperti diketahui, berdasarkan hasil pemeriksaan BPK atas LKPD lingkup Provinsi Papua tahun 2018, terdapat 11 LKPD yang memperoleh opini WTP, 11 LKPD memperoleh opini WDP, serta 8 LKPD memperoleh opini TMP (Tidak Menyatakan Pendapat).

 Menurutnya, Opini WTP menggambarkan pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh pemerintah daerah telah dilakukan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai dengan standar akuntansi pemerintah, serta tata kelola dan praktik pengelolaan keuangan yang baik.

 “Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong kualitas pengelolaan keuangan daerah guna mewujudkan peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua, serta memotivasi pemerintah daerah yang belum meraih opini WTP agar terpacu untuk meningkatkan akuntabilitasnya,” katanya. (gr/wen) 

newsportal

Recent Posts

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

5 hours ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

6 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

7 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

8 hours ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

9 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

21 hours ago