Categories: METROPOLIS

Buruh Kuningan, Water Meter  Milik PTAMJ Jadi Sasaran

JAYAPURA-Pihak PT Air Minum Jayapura Robong Holo Nanwani Jayapura, Perseroda, mengaku mengalami kerugian usai water meter atau meteran air milik PT.AMJ  itu jadi sasaran pencurian.

   “Jadi Ada pencurian water Meter air yang kita pasang di pelanggan.  Jadi minggu ini kami mendapat laporan sudah ada 7 sambungan rumah yang water meternya dicuri oleh oknum masyarakat,” kata Entis Sutisna, Kamis (22/8).

    Dia mengatakan kejadian kehilangan meteran air yang dilaporkan itu terjadi di Distrik Muara Tami ada lima kasus dan di Jayapura utara 2 kasus. Dari laporan petugas di lapangan meteran air itu kemudian dicopot untuk diambil kuningan yang ada pada meteran tersebut.

   “Saya tidak tahu mau dibikin apa itu, apakah mau dijual ke pengumpul besi bekas atau bagaimana,” katanya.

   Karena itu, pihaknya berharap kepada para pelanggan PDAM di Jayapura,  apabila menemukan meterannya hilang supaya segera melaporkan ke Unit terdekat layanan PT AMJ. Kemudian pihaknya juga meminta para pelanggan untuk betul-betul menjaga keberadaan meter airnya terutama meteran yang terbuat dari Kuningan.

   “Karena pertama harga meteran ini cukup mahal,  di atas Rp400.000. Kemudian water meter ini juga penting sebagai alat untuk mengontrol pemakaian pelanggan.  Jadi Bapak Ibu pelanggan itu bisa mengontrol berapa sebenarnya pemakaian per bulan dengan water meter itu,”ujarnya.

   Kemudian yang tidak kalah pentingnya juga adalah water meter ini juga menjadi dasar PDAM untuk melakukan penagihan. Akan kesulitan bagi PDAM apabila setiap pelanggan tidak memiliki meteran airnya.

   “Kepada pihak pembeli besi tua supaya mohon hati-hati.  Kalau ada yang menjual barang Kuningan yang ada nomor serinya, karena itu aset milik kami,” ungkapnya.(roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Terduga Maling Ayam di Tabanan Tewas Dimassa Viral di Medsos

Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…

2 hours ago

Berawal dari Melihat Ortu Siswa Habiskan Waktu dengan Ngobrol

Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…

3 hours ago

AS Hentikan Sementara Serangan ke Iran, Stok Amunisi Dilaporkan Sudah Menipis

Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…

4 hours ago

Resmi! Menpan RB Restui 9 Instansi Buka Rekrutmen CPNS 2026 via Sekolah Kedinasan

Regulasi ini mencabut Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang dinilai sudah tidak sesuai…

5 hours ago

Pengelolaan Aset di DPRP Berpotensi Jadi Temuan

Hanya saja untuk mendapatkan data terkait ini pihak sekretariat nampaknya masih sulit memberikan penjelasan. Meski…

6 hours ago

Harta Terpidana Kasus Korupsi Dana Desa Lanny Jaya Masih Ditelusuri

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya Sunandar Pramono, SH, MH menyatakan masih ada terpidana lainnya yang aliran…

7 hours ago