Categories: METROPOLIS

Dinkes dan Unicef Libatkan  PKK dalam Imunisasi

JAYAPURA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jayapura bersama UNICEF Papua  kini melibatkan peran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam memaksimalkan pelaksanaan program imunisasi di tengah masyarakat. Karena itu, Dinas Kesehatan juga memberikan pelatihan dalam upaya  meningkatkam kapasitas kader PKK untuk mendukung cakupan imunisasi dasar lengkap anak pada tahun 2025.

   Kepala Dinkes Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari mengatakan, untuk mewujudkan hal itu, perlu adanya keterlibatan berbagai pihak untuk mensukseskan cakupan imunisasi dasar lengkap. Maka dalam kegiatan ini selain keterlibatan orang-orang dari Dinas Kesehatan, ada juga dari  ibu-ibu PKK Kota Jayapura.

    “Kegiatan peningkatan kapasitas ini tidak melibatkan orang-orang dari kesehatan saja. Namun kami melibatkan semua pihak, karena upaya menyukseskan capaian imunisasi dasar lengkap membutuhkan peran semua pihak,” kata Ni Nyoman Sri Antari, Rabu (22/1).

   Dikatakan, imunisasi adalah salah satu upaya untuk mencegah penyakit menular. Apabila orang tua tidak mendukung anak untuk imunisasi, itu sama saja melanggar Hak Asasi Anak, terutama  hak setiap anak untuk mendapatkan imunisasi. “Jadi jangan dilarang, karena itu melanggar hak asasi anak,” singkatnya.

   Dia juga  berharap ke depan terus terjalin  kerjasama dari berbagai pihak agar target imunisasi tercukupi sehingga anak-anak semua tumbuh jadi generasi sehat. Selanjutnya, Imunisation Officer Unicef Indonesia, dr Husny Muttaqin mengatakan untuk mencapai target-target imunisasi perlu adanya penguatan dan peran dari semua pihak.

   Lanjut dia, sebelumnya pihaknya juga telah memberikan pelatihan kepada guru PAUD, sekolah dasar, kementerian agama. Karena itu, pihaknya meminta agar dalam kegiatan ini ibu-ibu PKK dan tim kesehatan dari Puskesmas dapat mengerti peran gender bahwa sebetulnya ada banyak hal yang tugas dan perannya yang bisa dibagi bersama antara bapak dan ibu.

   “Termasuk juga menurunkan penolakan-penolakan terhadap imunisasi,” tambahnya. (roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

10 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

11 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

12 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

13 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

14 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

15 hours ago