Saat berkunjung ke Keerom, Fatoni juga menyerap aspirasi masyarakat setempat. Keluhan warga tentang jalan yang rusak, jembatan yang putus, pembangunan perumahan hingga keluhan lainnya. Aspirasi yang disampaikan warga akan ditampungnya, kemudian akan membahasnya dengan unsur terkait.
“Aspirasi masyarakat sangat penting, kita akan himpun, mendatanya untuk selanjutnya kita akan bahas dan pikirkan bagaimana penganggarannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panti Asuhan Air Hayat, Arso 12, Pdt Obeth Wamo meminta perhatian masyarakat terhadap Jalan Poros Arso 12 yang mengalami kerusakan. Ia menyebut, sejak lama jalan tersebut rusak dan tidak diperbaiki oleh pemerintah.
“Kami minta ada perhatian khusus dari pemerintah, jalan yang sudah lama rusak tak kunjung diperbaiki, jembatan putus dan bantuan perumahan terhadap kami,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…