Categories: METROPOLIS

BPN Tidak Akan Keluarkan Sertifikat di Kawasan Pantai Holtekamp

Jika Tidak Ada Rekomendasi dari Pemerintah

JAYAPURA-Menjamurnya pembangunan di kawasan pantai holtekamp kini menjadi masalah baru dari pemerintah Kota Jayapura, karena daerah tersebut bukan untuk dibangun karena daerah konservasi, hutan lindung, dan memiliki potensi terkena gempa Tsunami, sehingga diharapkan masyarakat tidak membangun seenaknya karena bisa berpotensi membahayakan orang yang ada di sana.

Kepala BPN Kota Jayapura Roy E.F. Wayoi, berbincang-bincang dengan Sekda Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

Untuk itu,  Kepala Badan Pertanahan Kota Jayapura Roy E.F. Wayoi, pihaknya tidak bisa mengeluarkan sertifikat tanah jika tidak ada rekomendasi dari pemerintah melalui Dinas PUPR PKP Kota Jayapura di bidang tata ruang maupun dari Dinas Kehutanan soal Lingkungan.

“Kita tidak bisa terbitkan sertifikat di Kawasan pantai holtekamp  karena harus ada rekomendasi dari Dinas PUPR PKP melalui bidang tata ruang, kalau ini masih Kawasan harus ada rekomendasi, karena kalau kita berikan sertifikat harus ada rekomendasi sesuai dengan fungsi Kawasan tata ruang yang sudah diatur,’’katanya kepada wartawan Cenderawasih Pos, Rabu (21/10)kemarin.

Dijelaskan, kalau Kawasan pantai holtekamp masuk Kawasan produksi, konservasi, taman nasional atau Kawasan wisata harus berkoordinasi dengan yang mengurusi masalah tata ruang dan hutan. Sehingga sebelum ada rekomendasi itu tidak bisa dikeluarkan.

  Ditegaskan  juga semua ada tugas dan fungsinya masing-masing termasuk dari BPN Kota Jayapura, namun jika di sana memang ada Kawasan yang bisa dibangun tetap diberikan sertifikat dan ini daerah sebagian saja.

Ditambahkan, jika ada pemilik hak ulayat yang menjual tanahnya di Kawasan holtekamp dan mengizinkan membangun, tentu ini hak mereka namun intinya BPN Kota Jayapura tidak bisa mengeluarkan sertifikat jika tidak ada rekomendasi dari pemerintah.(dil/wen)

newsportal

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

16 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

17 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

18 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

19 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

19 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

20 hours ago