Categories: METROPOLIS

Jangan Coba-coba Pakai Calo

JAYAPURA- Seleksi Penerimaan Calon Taruna atau Taruni Sekolah Kedinasan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia  (Kemenkumham) Tahun Anggaran 2020 memasuki tahap Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

 Seleksi penerimaan taruna sekolah kedinasan ini telah memasuki tahap SKD dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Yang digelar oleh Kantor Regional (Kangreg) Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional IX Jayapura. 

Para calon taruna atau taruna sekolah, mengikuti seleksi SKD Poltekip dan Poltekim Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkuham) yang berlangsung di Kakanwil Kemenkumham Papua di Kotaraja Distrik Abepura Kota Jayapura, Selasa (22/7) kemarin. ( FOTO: Yewen/Cepos)

 Pelaksanaan SKD kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini dilaksanakan sesuai dengan protokol Covid-19 dengan jumlah peserta ujian kedinasan dalam ruangan server dibatasi hingga 50 orang. Sementara daya tampung yang sebenarnya di Kanreg IX BKN Jayapura mampu mencapai 100 orang peserta seleksi.

 Di Kanwil Kemenkumham Papua jumlah Calon peserta Taruna dan Taruni Poltekip dan Poltekim yang lolos seleksi Administrasi berjumlah 177 orang termasuk orang asli Papua memperebutkan kuota OAP,” kata Ketua Panitia Seleksi Daerah, Johan Manurung yang juga merupakan Kepala Devisi Administrasi Kemenkumham Papua, Selasa (22/7).

 Senada dengan itu, Kepala Kantor (Kangreg) IX BKN Jayapura, Paulus Dwi Laksono Haryono meminta kepada peserta harus jujur, tidak boleh curang dan kerja sama dengan teman, karena soal masing-masing peserta berbeda. ” Jangan coba-coba menggunakan calo, jika ada diantara peserta memakai calo silakan Keluar dari ruangan ini,” pintanya.

 Sementara itu, Kepala Kakanwil Kemenkumham Papua,  Murdjito Sasto, dalam arahan pembukaannya mengatakan tidak ada yang bisa membantu saudara-saudara kecuali dirimu sendiri dan Tuhan. ” Seleksi Taruna Poltekip dan Poltekim ini bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” ujarnya. 

 Murdjito berharap kepada para peserta agar percaya pada diri dengan kemampuan yang dimiliki mengerjakan seluruh soal dengan teliti dan sesuai target waktu yang telah ditentukan.

 Dari 50 orang peserta dari sesi pertama, 21 orang peserta diantaranya tidak hadir berasal dari  daerah luar Kota Jayapura, oleh karena keterlambatan jadwal penerbangan di tengah Pandemi Covid-19 yang harus melewati berbagai tahapan pemeriksaan. Sementara yang hadir mengikuti tes CAT sesi I  berjumlah 29 orang. (bet/wen)

newsportal

Recent Posts

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

22 minutes ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

1 hour ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

2 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

3 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

4 hours ago

Proses Penjemputan Ternyata Tak Mudah

Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…

8 hours ago