Categories: METROPOLIS

Gawat, Stok Obat Malaria Habis!

Kadis Kesehatan Imbau Masyarakat Lakukan Pencegahan Umum

JAYAPURA-Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Dr. Ni Nyoman Sri Antari mengungkapkan peningkatan jumlah kasus penyakit malaria di Kota Jayapura terbilang cukup signifikan. Hal ini  membuat kewalahan karena persediaan stok obat malaria justru menipis hampir tak tersedia.

  “Meningkat (malaria) iya, karena ini kan musim hujan, jadi nyamuk banyak, jadi tetap waspada karena obat kita juga tak tersedia, belum di dropping dari pusat,” ujarnya.

   Ia melanjutkan, dari data yang ada, kenaikan kasus pada triwulan pertama sudah mencapai setengah dari jumlah kasus di tahun lalu. “Di Puskesmas kita kemarin triwulan satu saja dibandingkan tahun lalu kita sudah setengah jumlah kasus tahun lalu. Jadi memang cukup tinggi   kasusnya, jadi usahakan disampaikan kepada masyarakat minta tolong dibantu sosialisasikan melalui berita kepada masyarakat supaya waspada,” ujarnya

   Dengan kondisi stok obat malaria yang sudah tidak ada ini, pihaknya meminta masyarakat Kota Jayapura melakukan pencegahan secara umum guna mencegah agar jangan sampai terjangkit malaria. “Jadi lakukan pencegahan secara umum ya, seperti menguras bak mandi, genangan air, dan menyemprot rumah. Jadi kalau kita di kota berkala saja, di rumah disemprot agar nyamuk jangan banyak,” ujarnya.

   Menurut Sri Antari saat ini yang utama adalah mencegah jangan sampai terjangkit malaria, karena stok obat di pelayanan Kesehatan umum tidak tersedia, kecuali sedikit sekali dan hanya diperuntukkan bagi yang sakitnya parah. “Obatnya Indonesia mendatangkan dari China kalau gak salah, karena lockdown obatnya belum ada belum tersedia sampai sekarang. Kalaupun ada di apotek-apotek itu mungkin mereka punya stok awal. Ada di apotek-apotek memang mereka beranikan diri menjual. Kalau kita memang dulu dijanjikan dropping, menyatakan di bulan Juli sudah ada. Saya malah katakan beli saja tapi sudah tidak tersedia,” ujarnya.

   Sebagai upaya pihaknya juga akan mendatangi sejumlah apotek yang masih menyediakan stok obat malaria untuk membantu penanganan pasien. “Masih ada satu-satu di apotek swasta karena mereka punya stok lamanya, nanti saya coba cari di apotek mana saja yang menyediakan supaya kita bisa lebih mudah mendapatkannya,” tandasnya. (Rhy/tri)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

3 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

3 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

3 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

3 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

3 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

3 days ago