Categories: METROPOLIS

Wali Kota: Bantuan Rumah Layak Huni Harus Tepat Sasaran!

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melakukan peletakan batu pertama pembangunan dua unit rumah bantuan layak huni di Kampung Skouw Sae Distrik Muaratami, Selasa (20/5). Abisai Rollo menyampaikan, bantuan rumah layak huni ini harus tepat sasaran, dalam arti  warga yang sama sekali tidak punya rumah.

   “Bantuan ini masing-masing dua unit kepada 14 kampung selama program Turkam, dipastikan semua penerima betul-betul membutuhkan, jangan sampai ada yang PNS atau pegawai lainnya,” ujarnya.

  Menurut Abisai Rollo, pembangunan dua unit di  kampung Skouw Sae, Skouw Yambe dan Skouw Mabo sedikit berbeda dengan kampung-kampung yang lainnya. “Untuk ketiga kampung ini desain atapnya cor, tidak pake seng, karena uap air laut itu biasanya membuat seng-seng rumah cepat karat,” tuturnya.

   “Kita tidak mau setelah dibangun, belum sampai satu tahun penerima ini su sibuk cari uang untuk ganti seng lagi, makannya kita buat cor saja,” lanjutnya.

   Plt Kadis PUPR Kota Jayapura, Asep A.M Khalid menjelaskan bahwa dua unit rumah ini dibangun tipe 45. “Untuk dua unit di tiap kampung kita targetkan paling lambat 120 hari hingga tuntas,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

10 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

11 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

12 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

13 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

14 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

15 hours ago