

JAYAPURA – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengapresiasi Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang dilakukan Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Jayapura pada Selasa (21/05) yang mengharapkan deklarasi tersebut berdampak positif dan membuat kinerja Kanim Jayapura menjadi lebih baik.
Wakil Walikota Jayapura, Rustam Saru mengatakan tujuan dari pencananagan WBK dan WBBM ini guna meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik di wilayah hukum Kanim Jayapura. “Ya, ini patut dijadikan contoh, bahwa pemerintahan harus berinovasi, seperti yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Jayapura yang telah melakukan pencanangan zona integritas.
Menurutnya, pencanangan pembangunan zona integritas ini merupakan bentuk upaya dalam melakukan pencegahan dini dari permasalahan KKN, maka ini kami sambut sangat positif dalam rangka untuk menjaga integritas. ” Menjaga agar setiap aparat sipil negara di setiap instansi itu bisa bersih, bebas korupsi termasuk menjaga jati dirinya lebih transparan dalm memberikan pelayanan, ” Tegas Rustam Saru
Dilanjutkan, Warga kita di kota Jayapura dengan jumlah penduduk hampir empat ratus ribu lebih jika sudah diberikan pemahaman tentang keimigrasian terkait pencanangan yang dilakukan hari ini, sehingga informasi terkait pelayanan muda diketahui masyarakat. Artinya dahulu pelayanan berbelit-belit namun sekarang dengan pelayanan yang sangat cepat.
Dalam sambutannya Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Papua, Sabar Oliv Iwanggin mengatakan WBK/WBBM merupakan suatu hal yang penting bagi sebuah negara, dan institusi negara yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Di tempat yang sama Kepala Divisi Keimigrasian, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Papua, Hermansyah Siregar mengatakan, untuk pembangunan ZI menuju WBK/WBBM dibutuhkan komitmen bersama dari unsur pimpinan hingga staf saling bahu membahu menjadi Tim yang solid. ” Kita harus merubah budaya kerja dan mindset, sebagai ASN harus melayani warga masyarakat, mereka menjadi tuan kita, ” Ungkap Hermansyah.
Sementara itu Gatut Setiawan Kakanim Jayapura mengatakan pihaknya siap menjadi pemenang dari kontestasi WBK dan WBBM.
“Pelaksanaan acara ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 81/2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi, dan Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 52/2014 tentang Pedoman Pembagunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di Lingkungan Instansi Pemerintah,” jelasnya. (kim/wen)
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…