

Sumule: Kami Sudah Punya Filter, Mana yang perlu Perawatan dan Tidak
JAYAPURA- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua, (DPRP) Emus Gwijangge meminta kepada pemerintah baik di provinsi, maupun kabupaten dan kota untuk segera menyiapkan rumah sakit khusus bagi pasien covid-19.
Hal ini disampaikannya karena menurutnya selama ini masyarakat ingin ke rumah sakit tetapi karena tahu ada pasien covid-19 sehingga mereka lebih memilih tinggal di rumah padahal mereka seharusnya melakukan pengobatan maka perlu ada tempat khusus bagi pasien Covid – 19. “Ya, kami menyarankan agar penempatan rumah sakit bagi pasien corona harus disiapkan khusus karena jangan sampai membuat masyarakat yang kena penyakit lainnya takut untuk ke rumah sakit,” katanya.
Ia mengatakan ada perbedaan paradigma berpikir masyarakat pada umumnya yang tadinya ingin ke rumah sakit ketika merasa tubuhnya tidak sehat saat ini ketika ada rumah sakit dengan pasien covid-19 mereka memilih untuk tinggal di rumah, namun dalam keadaan sakit hal ini yang perlu dijawab oleh pemerintah sehingga masyarakat dapat menjadikan rumah sakit atau puskesmas itu seperti biasanya bukan malah merasa takut.
Dia mengatakan ada beberapa lokasi gedung yang bisa dimanfaatkan pemerintah untuk menempatkan pasien corona sehingga hal inilah yang perlu dipikirkan dengan seksama.
Sementara itu juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, mengakui bahwa di samping melakukan penanganan Covid 19, rumah sakit tetap menjalankan fungsi pelayanan kesehatan bagi masyarakat atau pasien yang berobat dengan keluhan penyakit di luar Covid 19.
“Semua rumah sakit, selain menangani Covid-19, secara umum juga tetap melayani pasien dengan penyakit lainnya. Ketika pasien datang ke rumah sakit, kita akan melihat dulu kondisi umum dari pasien. Dalam hal ini, berdasarkan kondisinya, apakah pasien tersebut harus dirawat di rumah sakit atau hanya cukup diberikan obat,” ujar dr. Silwanus Sumule menjawab Cenderawasih Pos, Selasa (21/4) kemarin
Diakui dr. Sumule bahwa di tengah pandemi Covid 19 seperti saat ini, pihaknya memang akan melihat kondisi masyarakat atau pasien yang datang ke rumah sakit dalam rangka mendapatkan perawatan medis atas penyakit yang dideritanya.
“Di rumah sakit, kita sudah punya filter, yang mana kalau memang tidak perlu perawatan, apalagi gejalanya sakit ringan seperti batuk – pilek, maka sudah dipulangkan pasien tersebut,” pungkasnya. (oel/gr/wen)
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan aksi tersebut merupakan teror keempat yang dialami…
Kanit Reskrim Polsek Tembagapura Ipda Akhmad Yudha Wiratama mewakili Kapolres Mimika AKBP Alfredo Rumbiak menyatakan,…
Mantan pelatih PSIS Semarang itu juga membeberkan kondisi pemainnya. Ia menilai Boaz Solossa dan kawan-kawan…
"Peristiwa kebakaran di kawasan Mandala Pantai menunjukkan bahwa mitigasi kebakaran di Kota Jayapura perlu dikaitkan…
Namun bagaimana jika makan gratis ini justru diperuntukkan bagi masyarakat umum dan itu di Papua.…
Kotak-kotak sumbangan di pinggir jalan kembali menjadi pemandangan yang cukup mudah ditemui di sejumlah ruas…