

Kondisi dan posisi mayat pria yang ditemukan di bawah Jembatan Youtefa, Rabu (14/9). Polisi masih menelusuri apa penyebab kematian pria yang belum diketahui identitasnya ini. (Foto/Humas Polresta)
JAYAPURA-Penemuan mayat yang sudah sepekan terhitung Rabu (21/9) hingga kini masih misteri. Pasalnya hingga kemarin polisi belum mendapatkan identitas korban dan karena belum diketahui sehingga polisi menyebutnya sebagai Mr X. Proses penyelidikan dengan meminta keterangan dari saksi-saksi juga terus dilakukan termasuk mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Selain belum diketahui identitasnya, polisi juga belum mengetahui apa penyebab kematian korban. Apalagi saat ditemukan, ternyata posisinya terbilang rapi alias tak ada TKP yang rusak atau seperti ada bekas perkelahian.
Tak hanya itu, saat ditemukan posisi lidah dan dubur korban nampak mengeluarkan darah. Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon mengatakan bahwa belum banyak informasi yang bisa digunakan untuk mengetahui siapa dan bagaimana korban tewas.
“Iya kami sebutnya Mr X, sebab hingga kini identitasnya belum diketahui. Kami sudah cek di celana dan pakaiannya ternyata tidak ada satupun tanda pengenal yang menjelaskan soal identitas korban jadi masih tanda tanya,” beber Kapolres, Senin (19/9).
“Ini juga yang jadi kendala karena korban tidak ada KTP maupun identitas lain yang dibawa. Kami pikir masyarakat kalau bepergian harusnya identitas tetap melekat,” imbuhnya.
Iapun menyampaikan bahwa jika warga ada yang merasa keluarganya belum kembali atau belum pulang maka bisa ditanyakan ke Polresta atau mengecek langsung ke ruang jenasah RS Bhayangkara. “Iya, bisa dicek langsung, ke kami atau ke rumah sakit,” imbuhnya. (ade/tri)
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…