

Abdul Majid (FOTO:Robert Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura Badul Majid meminta kepada sekolah-sekolah, SMA dan SMK di kota Jayapura yang akan menerima siswa-siswi baru pada tahun pelajaran 2023-2024 ini, supaya tidak melakukan pungutan liar di sekolah-sekolah untuk siswa-siswi baru tersebut.
Kecuali apabila pemungutan itu berkaitan dengan pembelian seragam sekolah dan juga pakaian olahraga. Tentunya pihaknya juga berharap supaya harga-harga yang diberlakukan tetap mengikuti standar yang ada dan kemudian perlu dikomunikasikan dengan siswa dan orang tua siswa.
“Saya kira seandainya untuk pembelian baju batik, seragam olahraga atau uniform sekolah itu adalah hal yang menjadi kebutuhan. Itu juga perlu dikomunikasikan dengan baik, pada para peserta didik baru dengan harga standar yang wajar,” kata Abdul Majid, Selasa (20/6). (roy/tri)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…