

Abdul Majid (FOTO:Robert Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura Badul Majid meminta kepada sekolah-sekolah, SMA dan SMK di kota Jayapura yang akan menerima siswa-siswi baru pada tahun pelajaran 2023-2024 ini, supaya tidak melakukan pungutan liar di sekolah-sekolah untuk siswa-siswi baru tersebut.
Kecuali apabila pemungutan itu berkaitan dengan pembelian seragam sekolah dan juga pakaian olahraga. Tentunya pihaknya juga berharap supaya harga-harga yang diberlakukan tetap mengikuti standar yang ada dan kemudian perlu dikomunikasikan dengan siswa dan orang tua siswa.
“Saya kira seandainya untuk pembelian baju batik, seragam olahraga atau uniform sekolah itu adalah hal yang menjadi kebutuhan. Itu juga perlu dikomunikasikan dengan baik, pada para peserta didik baru dengan harga standar yang wajar,” kata Abdul Majid, Selasa (20/6). (roy/tri)
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…
Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…