Categories: METROPOLIS

Gratis Biaya Pendaftaran, Seragam Tetap Bayar

JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura berencana akan melarang pihak sekolah melakukan pungutan biaya pada saat penerimaan siswa baru. Hal tersebut dilakukan untuk tidak membebani orang tua peserta didik dalam mendaftarkan anaknya, ke bangku sekolah.

  Menanggapi itu, Kepala SMK Negeri 3 Jayapura Fransiscus Tunggul Amarta, mengatakan bahwa sekolahnya sudah sejak lama menjalankan program tersebut. Namun partisipasi orang tua murid tetap berjalan untuk kebutuhan seragam sekolah

  “SMK Negeri 3 Jayapura selama ini tidak pernah memungut biaya pendaftaran. Tetapi partisipasi orang tua harus, karena anak-anak kalau peraktek harus pakai seragam, standarnya memang begitu, jadi sekolah harus seragam tentunya,” kata Fransiscus kepada Cenderawasih Pos, Rabu (19/3).

  Menurutnya, selama ini di SMKN 3 Jayapura orangtua hanya membayar uang seragam, uang komite, uang asuransi, kegiatan MPLS.  Sementara untuk formulir pendaftaran dan proses pendaftaran, semuanya gratis.

   “Tes Narkoba bayar, karena membeli alat dan membayar petugas dari BNN. Tidak ada bayar uang gedung atau pembangunan,” tambahnya.

   Terkait dengan kebijakanya itu Fransiscus menyampaikan bahwa akan diteruskan ke pemerintah kota melalui Kabid SMK Dinas Pendidikan Kota Jayapura. Tentunya kata Fransiscus sebagai bawahan apa yang menjadi kebijakan Pemkot ia akan mengikuti. “Siswa-siswi kita tidak ada itu yang namanya  pungutan-pungutan seperti itu,” tegasnya.

   Seperti diketahui sebelumnya Walikota Jayapura Abisai Rollo menginstruksikan, kepada seluruh Kepala Sekolah untuk meringankan beban biaya administrasi, bagi peserta didik yang kurang mampu pada sekolah negeri, sehingga tidak membebani orang tua siswa dalam mendaftarkan anaknya ke bangku sekolah, Selasa (11/3). (kar/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Terduga Maling Ayam di Tabanan Tewas Dimassa Viral di Medsos

Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…

2 hours ago

Berawal dari Melihat Ortu Siswa Habiskan Waktu dengan Ngobrol

Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…

3 hours ago

AS Hentikan Sementara Serangan ke Iran, Stok Amunisi Dilaporkan Sudah Menipis

Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…

4 hours ago

Resmi! Menpan RB Restui 9 Instansi Buka Rekrutmen CPNS 2026 via Sekolah Kedinasan

Regulasi ini mencabut Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang dinilai sudah tidak sesuai…

5 hours ago

Pengelolaan Aset di DPRP Berpotensi Jadi Temuan

Hanya saja untuk mendapatkan data terkait ini pihak sekretariat nampaknya masih sulit memberikan penjelasan. Meski…

6 hours ago

Harta Terpidana Kasus Korupsi Dana Desa Lanny Jaya Masih Ditelusuri

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya Sunandar Pramono, SH, MH menyatakan masih ada terpidana lainnya yang aliran…

7 hours ago