Categories: METROPOLIS

BMD: Masyarakat Harus Jeli, Pendidikan Gratis Saat Ini Belum Bisa Dilakukan

JAYAPURA – Perang argumen soal pendidikan gratis di Jayapura terus menghangat. Setelah Jhony Banua Rouw selaku paslon walikota nomor urut 02 pengusung program tersebut menyatakan bisa dilakukan, ternyata ini kembali dibantah. Adalah Boy Markus Dawir atau paslon 03 yang memang getol mengupas bahwa pendidikan gratis belum bisa diterapkan.

Iapun meminta masyarakat lebih jeli terkait program ini. “Saya pikir paslon yang sudah pernah menjabat sudah paham namun pura – pura tidak tahu dan menjajikan sesuatu yang sulit dilakukan. Jika mengatakan membutuhkan Rp 98 miliar itu untuk berapa anak sebab data BPS itu bukan 57.744 siswa tapi 92 ribu siswa,” kata Boy Dawir, Senin (18/11).

Artinya masih ada selisih sekitar 35 ribu siswa lagi yang harus dibiayai. Boy mencecar dimana jika gratis lalu yang 35 ribu ini bagaimana?. “Lalu darimana bisa mendapat angka Rp 1,7 juta. Pertanyaannya apakah masuk sekolah di Kalam Kudus bisa dengan Rp 1,7 juta. Atau di SMA N 2 Jayapura bisa Rp1,7 juta?,” sindirnya.

  “Kalau saya Rp 5 juta ini untuk satu tahun  yang mengakomodir biaya masuk sekolah, buku, pakaian, uang meja kursi maupun guru honor jadi saya pikir ini lebih masuk akal. Tim kami menghitung Rp 6 juta tapi kami rata – ratakan menjadi Rp 5 juta,”  papar BMD.

Kemudian jika harus digratiskan semua artinya menurut Boy Dawir pada tahun 2025 semua anak akan sekolah dan semua digratiskan.  Anak usia sekolah dari 5 hingga 19 tahun sesuai data BPS Papua tahun 2023 dan tahun 2024 dipastikan lebih naik. “Harus bertanggungjawab bahwa 92 ribu anak itu harus sekolah di 2025, bukan 57.744 siswa. Saya pikir jangan lakukan pembodohan untuk masyarakat di kota,” imbuhnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

8 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

9 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

10 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

11 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

12 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

13 hours ago