Categories: METROPOLIS

Banyak Zebra Cross Justru Rawan Bagi Pejalan Kaki

Kondisi salah satu zebra cross di depan Polda Papua yang nyaris tak lagi terlihat akibat terhapus. Ini dikeluhkan karena dianggap cukup membahayakan pejalan kaki. ( foto: Gamel/Cepos)

JAYAPURA – Kalimat keselamatan pengguna jalan terlebih pejalan kaki belakangan ini nampaknya  masih bisa dipertanyakan. Pasalnya selain trotoar sudah banyak  digunakan untuk parkiran mobil ternyata sejumlah zebra cross atau tempat penyeberangan jalan di Jayapura juga tidak sepenuhnya memberi kenyamanan. Cat putih yang ditempel ke jalan ternyata banyak yang mulai pudar dan tak lagi nampak. 

 Ini membuat pengendara motor maupun mobil kadang tidak  menyangka ketika ada orang menyeberang. Mirisnya kondisi ini sudah berlangsung berahun – tahun namun tak kunjung dicat sehingga pejalan kaki yang ingin menyeberang kadang harus lebih berhati-hati. “Harapan kami itu bisa menjadi perhatian dinas perhubungan yang memiliki kewenangan dan jangan dibiarkan lagi karena kadang kalau diperhatikan ini berbahaya. Banyak yang punya mobil motor tidak tahu jika ada zebra croos sementara orang sering pakai untuk menyeberang,” jelas Gunawan, salah satu penggiat sosial di Jayapura. 

 Ia mencontohkan zebra cross di depan Polda Papua, kemudian di  samping sekretariat KNPI  Papua, dean Hotel Yasmin Jayapura termasuk tak jauh dari DPRP. “Yang jelas ada banyak yang catnya sudah tidak lagi terlihat, sudah seperti tak ada zebra cross. Saya pikir ini sudah lama dikeluhkan tapi tidak pernah disuarakan saja. Jangan pemerintah hanya mengutamakan bagi mereka yang memiliki kendaraan sementara  pejalan kaki dinomor duakan. Gunawan juga menyebut bahwa beberapa titik trotoar yang sering dipakai untuk parkiran mobil berada di depan Rumah Makan Sendok Garpu, Dunik Donut Kotaraja dan Pantai Hamadi. “Coba saja cek dan lihat sendiri apa yang kami sampaikan ini betul atau tidak.  Di Pantai Hamadi juga banyak mobil parkir di atas trotoar padahal itu trotoar baru. Bisa-bisa rusak,” sindirnya. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

3 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

3 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

3 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

3 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

3 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

3 days ago