

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Choiri Fauzi
JAYAPURA – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menyebutkan kesetaraan gender di Papua merupakan kunci dalam menuju Indonesia Emas 2045, oleh sebab itu pemerintah setempat harus terus memberdayakan perempuan guna menciptakan kesejahteraan bagi seluruh keluarga.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Choiri Fauzi di Jayapura, Selasa, mengatakan terdapat tiga program prioritas untuk mendorong pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak menuju Indonesia Emas 2045.
“Yakni, Ruang Bersama Indonesia (RBI), perluasan fungsi layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129, dan penguatan Satu Data Perempuan dan Anak berbasis desa,” katanya.
Oleh karena itu, kata Arifah, dalam rangka menyambut Hari Ibu ke-96 pada 22 Desember 2024, pihaknya bakal mendorong tiga program tersebut agar diterapkan di seluruh Tanah Papua, sehingga mempermudah pelayanan bagi perempuan dan perlindungan anak menuju Indonesia Emas 2045 dapat terwujud.
“Hari Ibu sebagai pengingat bahwa perempuan merupakan salah satu penggerak utama pembangunan nasional,” ujarnya.
Page: 1 2
Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…
Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…
Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…
Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…