

Masyarakat ketika berziarah ke pemakaman covid -19 di kawasan Buper Waena Selasa, (17/3) lalu. ( FOTO: Noel/Cepos)
JAYAPURA – Koordinator Lapangan Kuburan Muslim Waena Hasan mengatakan saat ini warga boleh melakukan ziarah. Sebelumnya tiga hari setelah pemakaman, baru keluarga bisa melakukan ziarah dan memperbaiki kuburan keluarga mereka.
Saat ini jumlah makam di kuburan khusus covid-19 sudah mencapai 152 dengan jumlah nasrani 85 makam, dan muslim 67 makam. “Pihak keluarga biasanya ada yang datang menabur bunga dan ada juga yang ibadah (berdoa) baru mereka pulang,” Katanya.
Ia mengatakan demi ketertiban makam maka tidak ada pembuatan atap dan sebagainya yang ada hanya pembuatan baru nisan dan menambah rumput. “Tidak boleh bangun rumah di makam atau apapun, hanya batu nisan dan tanam rumput,” katanya. “Sementara untuk waktu ziarah, dimulai pukul 06.00 WIT sampai pukul 16.00 WIT
Sementara bagi warga yang mau mengambil kerangka dari keluarganya baru boleh setelah 5 tahun. “ Ya, minimal yang bisa diambil waktunya itu 5 tahun. Ada juga dari Toraja, dan juga Nabire mereka mau bawa keluarganya tapi pemerintah izinkan 5 tahun baru bisa diambil,” tandasnya. (oel/wen)
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…