

Suasana uji kompetensi tata kecantikan rambut di Tempat Uji Kompetensi (TUK) SMK Negeri 1 Pariwisata Papua, Senin (13/7). (Foto/Antara/Humas Pemkot)
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat berharap keterampilan tata kecantikan rambut yang diperoleh Orang Asli Papua (OAP) melalui pelatihan berbasis kompetensi dapat menjadi peluang usaha baru sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Kepala Seksi Pendidikan Lembaga Kursus dan Pelatihan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Sugi Rahayu mengatakan kegiatan keterampilan tata kecantikan rambut ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) pemerintah daerah, dan lembaga kursus.
“Di mana dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja terampil yang siap memasuki dunia kerja,” katanya.
Menurut Sugi, dengan adanya program ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran di Papua. “Apalagi pada kegiatan tersebut para peserta bakal mendapatkan sertifikat kompetensi sehingga menjadi bukti kemampuan telah memenuhi standar yang ditetapkan industri,” ujarnya.
Dia menjelaskan pelatihan keterampilan seperti tata kecantikan rambut menjadi salah satu pilihan pendidikan vokasi yang dapat memberikan bekal praktis kepada peserta agar mampu bersaing di dunia kerja.
“Kami juga memberikan apresiasi kepada Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Cia karena mau memberikan pelatihan bagi generasi muda, khususnya Orang Asli Papua sehingga ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan keterampilan,” katanya.
Dia menambahkan melalui program pendidikan vokasi tersebut, Pemkot Jayapura berharap semakin banyak generasi muda OAP memiliki keterampilan profesional yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan dan pembangunan sumber daya manusia di Papua.
Sementara itu Ketua LKP Cia Jayapura, Samsiah mengatakan sebanyak 20 OAP mengikuti uji kompetensi tata kecantikan rambut di Tempat Uji Kompetensi (TUK) SMK Negeri 1 Pariwisata Papua di mana sebelumnya telah menjalani pelatihan selama 28 hari atau setara 200 jam pelajaran.
“Uji kompetensi tersebut mencakup berbagai keterampilan, mulai dari pencucian rambut, perawatan rambut, creambath, masker rambut, pengeringan hingga penataan rambut sesuai standar industri kecantikan nasional,” katanya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…
Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…
Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…
Sejak April 2025, rumah sakit milik Pemerintah Kota Jayapura tersebut menjalankan Program Jaminan Direktur,…
Hanya berselang 15 menit setelah insiden, Tim Babat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang…
Kajati Papua Jefferdian mengatakan, pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi yang secara rutin dilakukan secara bergantian…