Categories: METROPOLIS

Pelatihan Berbasis Kompetensi Jadi Peluang Usaha Baru

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat berharap keterampilan tata kecantikan rambut yang diperoleh Orang Asli Papua (OAP) melalui pelatihan berbasis kompetensi dapat menjadi peluang usaha baru sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

   Kepala Seksi Pendidikan Lembaga Kursus dan Pelatihan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Sugi Rahayu mengatakan kegiatan keterampilan tata kecantikan rambut ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) pemerintah daerah, dan lembaga kursus.

  “Di mana dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja terampil yang siap memasuki dunia kerja,” katanya.

   Menurut Sugi, dengan adanya program ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran di Papua. “Apalagi pada kegiatan tersebut para peserta bakal mendapatkan sertifikat kompetensi sehingga menjadi bukti kemampuan telah memenuhi standar yang ditetapkan industri,” ujarnya.

  Dia menjelaskan pelatihan keterampilan seperti tata kecantikan rambut menjadi salah satu pilihan pendidikan vokasi yang dapat memberikan bekal praktis kepada peserta agar mampu bersaing di dunia kerja.

   “Kami juga memberikan apresiasi kepada Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Cia karena mau memberikan pelatihan bagi generasi muda, khususnya Orang Asli Papua sehingga ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan keterampilan,” katanya.

  Dia menambahkan melalui program pendidikan vokasi tersebut, Pemkot Jayapura berharap semakin banyak generasi muda OAP memiliki keterampilan profesional yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan dan pembangunan sumber daya manusia di Papua.

  Sementara itu Ketua LKP Cia Jayapura, Samsiah mengatakan sebanyak 20 OAP mengikuti uji kompetensi tata kecantikan rambut di Tempat Uji Kompetensi (TUK) SMK Negeri 1 Pariwisata Papua di mana sebelumnya telah menjalani pelatihan selama 28 hari atau setara 200 jam pelajaran.

  “Uji kompetensi tersebut mencakup berbagai keterampilan, mulai dari pencucian rambut, perawatan rambut, creambath, masker rambut, pengeringan hingga penataan rambut sesuai standar industri kecantikan nasional,” katanya. (antara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Recent Posts

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

3 minutes ago

Curi Kabel Stadion Lukas Enembe, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…

1 hour ago

Pemprov Papsel Siapkan Stimulan Rp 250 Ribu per Bulan untuk Bayi dari Keluarga Kurang Mampu

Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  Provinsi Papua Selatan…

2 hours ago

Warga Diimbau Waspadai Dehidrasi dan Gangguan Pernapasan

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar  mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap…

3 hours ago

DPRK Yalimo Soroti Kemunduran Kinerja Pemkab, Desak Transparansi Anggaran

Mewakili puluhan anggota dewan tersebut,​Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Yalimo, Simon Walilo, menegaskan bahwa dari…

4 hours ago

TNI dan Brimob Dilibatkan Dalam Pengamanan Pelayanan Publik di Jila

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menyatakan bahwa penanganan wilayah pedalaman dan pegunungan membutuhkan pendekatan…

5 hours ago