

Sejumlah Narapidana dan tahanan Lapas Abepura saat menunaikan salat taraweh di Masjid Attarbiyah Lapas Abepura, Minggu (3/4). (FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA- Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas II A (Kalapas) Abepura, Sulistyo Wibowo mengakui bahwa kapasitas Lapas yang dipimpinanya saat ini, sudah mengalami over kapasitas. Menurutnya, Lapas Abepura ini punya kapasitas atau daya tamping warga binaaan sebanyak 600 orang, namun saat ini sudah kelebihan 100 orang lebih.
“Saat ini sudah sebanyak 702 narapidana yang ditampung di Lapas Kelas 2 Abepura, meski over kapasitas aktivitas di Lapas masih tetap berjalan seperti biasa,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (14/4) lalu.
Dengan kondisi yang ada, lanjut Sulistiyo, pihaknya tidak berencana menambah ruang lapas atau dipindahkan ke tempat yang lebih besar, melainkan berharap agar restorative Justice yang merupakan program pemerintah dapat diberlakukan di Jayapura.
Restorative justice ini adalah konsep keadilan yang mengedepankan rekonsiliasi dan pemulihan berbasis kebutuhan terhadap korban, pelaku, dan lingkungan terdampak suatu tindak pidana
“Kegiatan restorative Justice yang digalakkan pemerintah dan dilakukan untuk menghindari permasalahan-permasalahan yang bisa diselesaikan, tanpa harus masuk dalam lembaga kemasyarakatan, sehingga dengan demikian kasus yang bisa diselesaikan dengan cara didenda atau kerja sosial, tidak perlu harus diproses hingga masuk lembaga,” katanya.
Diakuinya, selain mengurangi banyak narapidana di Lapas, restorative justice merupakan suatu pendekatan yang lebih menitik-beratkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan. “Jadi bisa dilihat mana kasus dan perbuatan yang hanya perlu rehabilitas, mana yang perlu diberi sanksi, mana yang harus kerja sosial dan mana yang harus dimasukan kedalam lapas,” tambahnya. (ana/tri)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…