

Dua orang remaja diminta turun dan mendorong motornya saat terkena razia di Jembatan Youtefa, Kamis (14/3). (Humas Polresta)
Ada Bocil yang Terjaring Razia
JAYAPURA – Jalur Jembatan Yotefa nampaknya benar-benar menarik perhatian bagi anak – anak remaja untuk mengeskplor kebiasaan balapan liar. Ini terbukti meski berada di bulan Ramadhan ternyata tidak menyurutkan niat untuk tetap berkumpul dan melakukan balapan liar.
Malah kebanyakan ternyata berbohong kepada orang tuanya dengan beralasan salat subuh, namun justru ikutan balapan liar.
“Ada puluhan remaja yang terjaring razia. Ini dilakukan Sat Lantas Polresta Jayapura Kota bersama piket pawas, piket dalmas dan piket Pospol terpadu di Jembatan Youtefa,” ujar Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, Kompol Dian Novita Pietersz, Kamis (14/3).
Ia menyebut ada 21 sepeda motor yang diamankan kemudian digelandang ke Polresta untuk didata.
“Jadi mereka yang terjaring ini diduga membohongi orang tua untuk Salat Subuh tapi malah ke arah jembatan kemudian ikut balapan,” tambah Dian.
Page: 1 2
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…