Selain itu, keluhan lain datang dari pengendara sepeda motor yang juga sering melintasi kawasan ini setiap hari. Brian (33) mengaku jengkel dengan kondisi jalan yang berlubang dan debu bertebaran ketika timbunan kering.
“Debu juga, saya harus pakai masker setiap kali lewat. Kalau tidak pakai masker, wajah jadi penuh debu meski tidak banyak tetapi kalau sering lewat disini, dada pun terasa sesak,” ujarnya.
Menanggapi keluhan masyarakat itu, Kasatker Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) 1 Provinsi Papua Jonatan Siagian mengatakan tahun ini pihaknya akan segerakan melakukan pengaspalan di jalan tersebut.
Namun, dirinya tidak menjelaskan secara detail terkait dengan jadwal dilakukan perbaikan itu, tetapi yang pasti saat ini pihaknya sementara melakukan persiapan alat, tenaga hingga bahan.
“Tahun ini ditangani proteksi longsorannya, kemarin masih darurat pake karung pasir yang disusun. Segera kami kerjakan, sementara masih persiapan alat, tenaga dan bahan,” tandas Siagian kepada Cenderawasih melalui keterangan tertulisnya, Jumat (13/2). (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…
Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Selatan…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap…
Mewakili puluhan anggota dewan tersebut,Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Yalimo, Simon Walilo, menegaskan bahwa dari…
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menyatakan bahwa penanganan wilayah pedalaman dan pegunungan membutuhkan pendekatan…
Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang berhasil diamankan saat diselundupkan melalui bagian kargo…