

Pasien di RSUD Jayapura dalam penanganan medis dan tidak menyalurkan hak suaranya lantaran tak ada petugas KPPS yang mendatangi mereka. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Beragam dinamika terjadi di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) saat pemungutan suara pada Pemilu 2024 di Kota Jayapura , Rabu (14/2) kemarin. Diantaranya, ada peserta pemilu yang tercatat di daftar pemilih tetap (DPT) namun tidak diizinkan petugas KPPS untuk mencoblos hanya karena tak punya surat undangan.
Kasus lainnya di Tanjung Ria tepatnya TPS 11, peserta Pemilu hanya diberikan satu surat suara Caleg anggota DPR Kota Jayapura, ada juga kasus surat suara yang kehabisan di Distrik Jayapura Utara, Kelurahan Trikora.
Terkait dengan hal itu, Ketua Bawaslu Provinsi Papua, Hardin Halidin, mengatakan Bawaslu akan mengambil langkah langkah sesuai kewenangannya. “Kita akan menindaklanjutinya dan menjadikannya sebagai temuan, tentunya berdasarkan ketentuan dan mekanisme yang ada. Kami juga akan berkoordinasi dengan teman-teman Bawaslu kabupaten/kota untuk menindaklanjuti beberapa laporan temuan di lapangan,” kata Hardin saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (14/2).
Dikatakan Hardin, untuk di TPS 11 Tanjung Ria, Jayapura Utara, akan dilakukan penelusuran. Dari hasil penelusuran kemudian laporan pengawas di TPS, kemudian diplenokan di tingkat Panwas Distrik untuk diputuskan rekomendasinya.
Selain itu juga, kata Hardin, beberapa oknum petugas KPPS belum paham dengan kinerja mereka meski sudah diberikan pembekalan sebelumnya. “Ini akan menjadi evaluasi kita sebagai penyelenggaran Pemilu terutama di Bawaslu Provinsi Papua,” ujarnya.
Bawaslu Papua, kata Hardin akan terus melakukan pemantauan hingga pungut hitung di 9 kabupaten/kota di Provinsi Papua.
Page: 1 2
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…