

Dinas Kesehatan saat memaparkan penyebaran kasus HIV AIDS di Kota Jayapura di ruang rapat kepala Dinas, Kamis (13/2). (FOTO:Takim/Cepos)
Selama Tahun 2024 Ditemukan 1.278 Kasus Baru di Kota Jayapura
JAYAPURA – Dinas Kesehatan Kota Jayapura mencatat sebanyak 1.278 kasus HIV-AIDS yang baru ditemukan sepanjang 2024, terhitung selama periode Januari-September. Jumlah tersebut melampaui jauh dari angka kasus pada periode tahun 2023 lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari menjelaskan bahwa trend kasus HIV-AIDS tahun ini meningkat drastis dibandingkan dua tahun sebelumnya. “Untuk tahun 2022, HIV 450 kasus dan AIDS 193 total 643, tahun 2023, HIV 711 dan AIDS 79 total 790 kasus sedangkan tahun ini, HIV 895 dan AIDS 383 dengan total 1.278 kasus,” ujar Ni Nyoman Sri Antari saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di ruangan kerjanya, Kamis (13/2).
Menurutnya, Dinkes Kota Jayapura tahun 2024 menargetkan 25.300 test HIV, namun yang dicapai hanya 18.177 orang. “Jadi 1.278 ini merupakan kasus terbaru kita di tahun 2024, tentu ini merupakan satu hal yang harus menjadi perhatian semua pihak,” pungkasnya.
Sementara untuk data Pekerja Seks Perempuan (PSP) Kota Jayapura tahun 2024 sebanyak 1.218 orang. Untuk lokasi hot spot transaksi berdasarkan distrik yang paling tinggi ada di Japsel, disusul Abepura, Japut dan Heram. “Pekerja seks ini yang paling banyak adalah kategori PSP terselubung atau memiliki profesi lain sebanyak 74% sedangkan PSP murni 26%” pungkasnya.
Page: 1 2
Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…