

Untuk normalisasi aliran sungai, BWS Papua melakukan pembersihan Kali Acai dengan menggunakan alat, Kamis (11/1). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Memasuki bulan Januari dimana curah hujan diperkirakan meningkat dan berpotensi terjadi banjir, maka Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua, mulai melakukan pembersihkan di sekitar Kali Acai, Distrik Abepura sejak Kamis (11/1).
Kepala BWS Papua, Nimbrot Rumaropen, menyebut pembersihannya dilakukan secara bertahap. “Yang kita bersihkan pada lokasi yang ada sedimen lumpur dan tanaman air, kita bersihkan bagian muara. Sehingga aliran air berjalan dengan lancar,” terang Nimbrot kepada Cenderawasih Pos, Jumat (12/1).
Dalam pembersihan Kali Acai, Nimbrot mengaku telah melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Jayapura. “Untuk sampah plastik kita bantu keluarkan dari sungai, selanjutnya armada dari Dinas Lingkungan Hidup yang membuang ke TPA.
Sementara untuk sampah tanaman air dan lumpur, sementara waktu dikeringkan di tanah kami yang berlokasi di Kali Acai dan mencari lokasi yang memungkinkan untuk dibuang,” terangnya.
“Karena tanaman air sama lumpur tidak diterima di TPA, sehingga sampah tersebut kita simpan sementara di lahan kami, jika sudah kering kita buang ke lokasi yang memungkinkan,” sambungnya.
Dikatakan, kendala dalam membersihkan Kali Acai adalah lingkungan sekitar yang padat penduduk. Selain itu, lalu lalang kendaraan yang menghalangi saat sedang bekerja.“Belum juga banyaknya kabel kabel di sekitar kali acai, itu cukup menghambat saat melakukan pembersihan di lokasi tersebut,” ucapnya.
Dikatakan Nimbrot, pembersihan Kali Acai merupakan kegiatan swakelola. Dimana BWS sendiri dalam proses pembersihan menggunakan alat yang dimilikinya.“Kita juga kerjanya tidak keseluruhan, melainkan melihat lokasi lokasi mana yang parah lalu kita keruk. Dan informasinya, bukan hanya kami yang akan melakukan pembersihan Kali Acai, melainkan dari Dinas PU Kota Jayapura juga akan melakukan kegiatan bersih bersih di lokasi tersebut,” terangnya.
Ia juga menyebut, rencananya pembersihan bukan hanya dilakukan sekali. Melainkan pembersihan akan dilakukan secara bertahap, awal tahun, pertengahan tahun dan akhir tahun.
“Kita rencanannya lakukan pembersihan mulai dari jembatan Pasar Youtefa sampai muara, bagian atasnya nanti teman-teman dari Dinas PU Kota. Intinya kita menyesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan, yang penting sudah ada kesepakatan,” pungkasnya. (fia/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…
Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…