Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kota Jayapura, Jean Rollo menjelaskan, varietas yang dikembangkan untuk musim tanam terakhir 2024 adalah IR 64. Luas lahan pertanian padi yang ada di Kota Jayapura sekitar 60 hektar tersebar di Koya Timur dan Koya Barat. Dari 15 hektar yang dipanen saat ini diperkirakan jumlah padi mencapai 75 ton.
Harga padi saat ini dari petani ke pengepul dijual seharga Rp 6.500 per kg/gabah. Padi-padi dari wilayah Koya itu akan dijual ke wilayah Keerom. Namun apabila belum ada yang membeli, Pemkot Jayapura siap menampung padi-padi tersebut.
“Kalau tidak ada yang beli kita dari cadangan pangan pemerintah kota Jayapura akan membelinya untuk stunting untuk inflasi. Kita akan belanja beras dan kita distribusikan kepada masyarakat,”tambahnya.(roy/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…