Categories: METROPOLIS

Penjualan Miras dan Bunyi-bunyian Akan Dibatasi

JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Jayapura akan mengeluarkan Instruksi Wali Kota tentang pembatasan bunyi-bunyian, penjualan petasan, dan penjualan minuman keras.

Khusus untuk bunyi-bunyian dan penjualan petasan memang dirasa perlu untuk dibatasi, mengingat meresahkan warga kota belakangan ini. Pasalnya, bunyi nyaring dari meriam spirtus atau meriam kaleng dan petasan yang dimainkan di pinggir jalan umum sangat menggangu warga kota yang melintas. Tidak sedikit pengguna jalan dibuat kaget hingga hilang fokus di jalan. Kondisi ini tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

“Setiap tahun menjelang Natal dan tahun baru, Pemkot Jayapura mengeluarkan Instruksi Wali Kota tentang pembatasan bunyi-bunyian di Kota Jayapura, serta penjualan petasan,” jelas Benhur Tomi Mano, Jumat (12/11) kemarin.

Inwal ini nantinya akan diedarkan di tingkat distrik, kelurahan, dan kampung untuk disosialisasikan. Kemudian diedarkan juga kepada pihak keamanan, dalam hal ini, Polresta Jayapura Kota, untuk diedarkan lagi kepada Polsek, serta Babhinkamtibmas.

“Dengan demikian, umat Kristen dan Katolik bisa merayakan Natal secara khusyuk, dengan damai, aman, dan tertib, tidak terganggu bunyi-bunyian,” tambahnya.

Benhur Tomi Mano mengakui, bunyi-bunyian dari meriam karbit, meriam kaleng maupun petasan dapat menganggu umat beribadah. Selain itu, juga menganggu orang lain di sekitar, sehingga Pemkot Jayapura tidak memberikan izin untuk bunyi-bunyian.

“Ini menjadi dasar hukum sehingga ibadah-ibadah yang dilakukan dalam menyambut Natal dan tahun baru dapat berjalan dengan hikmat, tepatnya pada Malam Kudus, Malam Natal, Ibadah Kunci Tahun, sehingga ada bunyi-bunyian yang ganggu peribadatan,” pungkasnya. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

5 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

6 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

7 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

8 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

9 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

10 hours ago