Ungkapnya adapun kendala yang dihadapi selama latihan berlangsung diantaranya kondisi lapangan yang tidak rata, kemudian penyediaan tiang bendera oleh dinas terkait di pemerintahan Kota Jayapura terkesan lambat, serta masih banyak kendala-kendala lainya namun disesuaikan dengan kondisi yang ada.
Untuk diketahui sebelum terpilih, para Paskibraka sudah menjalani serangkaian tes, mulai dari administrasi, pengukuran tinggi dan berat badan, kesehatan jasmani, bakat minat dan Pantukhir.
“Kalau kita lihat sudah cukup bagus. Harapan kita mudah-mudahan pelaksanaan tugas seluruh anggota Paskibraka berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti,” harapnya.
Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh Paskibraka dapat menjaga kondisi fisik sampai selesai bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Sang Saka Merah Putih, pada 17 Agustus 2025 mendatang. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…