Untuk itu kata Max pihaknya menyarankan pemerintah harus membuat jatwal khusus terkait dengan waktu operasional bagi para pengunjung yang ingin mengunjungi jembatan merah sehingga tidak sampai larut malam.
Aturan tersebut dilakukan kata Wakil l DPR Kota Jayapura itu mengatakan untuk mengurangi aktivitas yang tidak diinginkan terjadi ditempat itu yang dapat menimbulkan kerugian bagi orang lain.
“Kalau kami sarankan, mungkin di jam-jam tertentu untuk aktivitas disitu bisa dibatasi. Mungkin jam 10.00 WIT malam harus bisa ditutup untuk para pengunjung tetapi untuk kendaraan aktivitas seperti biasa,” jelasnya.
Tak hanya itu, Wakil l DPR Kota Jayapura itu juga menyoroti terkait dengan masih banyaknya parkiran liar diatas jembatan merah. Masalah ini menurutnya sangat berbahaya dan mengangu aktivitas lalulintas yang lain. Serta kondisi jembatan juga tak lagi indah indah dipandang tetapi sedikit semerawut.
Untuk itu ia berharap pihak terkait dapat segera mengambil tindakan tegas bagi mereka yang tidak menaati peraturan dan rambu-rambu yang terpasang di Jembatan. (kar).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…
rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan menyukseskan berbagai program prioritas yang dicanangkan…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menargetkan 1.000 mahasiswa menerima bantuan pendidikan melalui program Mahasiswa Cerdas (Mace)…
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun, menegaskan bahwa selama lebih dari satu tahun…