Categories: METROPOLIS

Puncak Arus Balik, Ribuan Penumpang Padati Pelabuhan

JAYAPURA–Arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 memadati Pelabuhan Jayapura. Dimana ribuan penumpang kembali ke Jayapura menggunakan transportasi laut, baik dari wilayah barat Indonesia maupun antar-pelabuhan di kawasan timur.

Sejak Sabtu (10/1) hingga Minggu (11/1), dua kapal penumpang sandar di Pelabuhan Jayapura. Tercatat, jumlah penumpang yang turun mencapai 3.253 orang, sementara penumpang yang naik sebanyak 3.113 orang.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura, AKP H. Abdul Kadir, mengatakan bahwa pada Sabtu (10/1), KM Dobonsolo sandar di Pelabuhan Jayapura. Kapal tersebut membawa penumpang dari Pelabuhan Tanjung Priok, Surabaya, Makassar, Bau-Bau, Ambon, Sorong, Serui, dan Jayapura dengan jumlah penumpang turun sebanyak 1.122 orang. Sementara penumpang yang berangkat dengan tujuan yang sama tercatat sebanyak 1.266 orang.

“Kapal tiba di Pelabuhan Jayapura sekitar pukul 14.30 WIT dan kembali berangkat pada pukul 20.00 WIT,” jelas AKP Abdul Kadir, Minggu (11/1).

Selama proses sandar dan penurunan penumpang, pengamanan dilakukan secara ketat oleh aparat kepolisian bersama petugas terkait. Dari hasil pemeriksaan barang bawaan penumpang, tidak ditemukan adanya barang terlarang. “Secara umum, situasi pengamanan berjalan aman dan kondusif,” ungkapnya.

Meski demikian, Abdul Kadir mengakui kepadatan arus kendaraan di sekitar pelabuhan tidak dapat dihindari setiap kali kapal besar bersandar. Menurutnya, kemacetan hampir selalu terjadi, terutama pada akhir pekan atau hari libur.

“Setiap kapal masuk pasti terjadi kemacetan. Pada Sabtu kemarin, satu jalur tidak dibuka karena bertepatan dengan hari libur. Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar pelabuhan terlihat cukup padat, meski masih dapat dikendalikan,” jelasnya.

Sementara itu, arus balik Nataru kembali terjadi pada Minggu (11/1) subuh. Wakapolsek KPL Jayapura, Iptu Safrudin mengungkapkan bahwa sekitar pukul 04.00 WIT, KM Gunung Dempo tiba di Pelabuhan Jayapura dengan membawa jumlah penumpang yang lebih besar.

“KM Gunung Dempo menurunkan sebanyak 2.131 penumpang yang berasal dari Surabaya, Tanjung Priok, Sorong, dan sejumlah pelabuhan lainnya,” ujar Safrudin.

Selain penumpang turun, kapal tersebut juga mengangkut 1.847 penumpang yang naik dengan tujuan pelabuhan-pelabuhan yang sama. Safrudin menegaskan, meskipun dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan barang terlarang, pihak kepolisian tetap melakukan pengamanan secara ketat mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama masa arus balik Nataru.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

3 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

4 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

5 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

6 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

7 hours ago