Sementara itu kepala kantor wilayah DJKN Papua Papua Barat dan Maluku, Pram Sihombing mengatakan, kerjasama itu meruspakan suatu hal yang baik dalam rangka untuk meningkatkan akuntabilitas keuangan dari pemerintah kota Jayapura. Harapannya dengan kerjasama itu pengelolaan piutang negara di pemerintah kota Jayapura semakin baik dan semakin akuntabel.
“Jadi kami juga di sini hadir kementerian keuangan, ingin bersinergi untuk memajukan pemerintah kota Jayapura. Jadi apa yang bisa kami sumbangkan untuk pemerintah kota Jayapura tentunya nanti kita diskusikan lagi, hari ini merupakan suatu awalan yang baik, ” ujarnya.
Lanjut dia, ke depan antara pihaknya dengan pemerintah kota Jayapura akan melakukan pertukaran data, misalnya data piutang dari pemerintah kota Jayapura akan dilakukan analisis terlebih dahulu, tentunya yang dilihat siapa saja orangnya, kemudian piutangnya juga jenisnya apa saja.
“Selanjutnya nanti kami akan coba optimalisasi, kami tagih. Jangan sampai seperti yang disampaikan tadi utang itu ada di neraca dan tidak bisa kita tagih,” tambahnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dugaan kuat muncul bahwa kematian Ermanto bukanlah kasus perampokan atau tindak kriminalitas umum. Banyak pihak…
Mereka menegaskan bahwa sang pelantun Circus akan mengikuti proses hukum yang berlaku. “Britney akan mengambil…
Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah pada awal pekan ini dipengaruhi perkembangan politik…
Berikut adalah analisis mengenai prediksi harga BBM dan energi dunia: Setelah pasar dibuka kembali pasca-serangan…
5 Maret 2026 kemarin, tepat 1 tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Supiori, sejumlah terobosan…
"Kehadiran KRI ini merupakan wujud kesiapsiagaan TNI AL dalam menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah perairan…