Wali Kota juga meminta Dinas Perikanan agar memperluas penerapan program ke wilayah lain di Kota Jayapura. Selain menjalankan program, menurutnya dibutuhkan pengawasan dan pendampingan yang konsisten sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan hasil dari budidaya tersebut.
Sementara itu, perwakilan UNHAS Prof. Dr. Amran Saru menilai bahwa budidaya ikan yang dilakukan Pemkot Jayapura sangat tepat sasaran. Menurutnya, kedua jenis ikan yang dibudidayakan, Nila dan Mubara Saling, memiliki peluang pasar yang sangat strategis dan terus diminati.
“Kami sudah melihat sendiri, rata-rata rumah makan di Kota Jayapura menyediakan Ikan
Nila dan Mubara. Ini peluang yang sangat terbuka lebar,” ujar Prof. Amran.
Ia menilai bahwa potensi pasar tersebut harus dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah, dengan mendorong masyarakat—khususnya nelayan atau warga yang memiliki latar belakang perikanan—untuk terlibat aktif dalam program budidaya.
“Masyarakat perlu didorong, didampingi, dan diawasi. Dengan pasar yang begitu strategis, budidaya ikan pasti memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi warga,” jelasnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…
Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah,…
Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, melakukan silaturahmi kepada Gubernur…