Wali Kota juga meminta Dinas Perikanan agar memperluas penerapan program ke wilayah lain di Kota Jayapura. Selain menjalankan program, menurutnya dibutuhkan pengawasan dan pendampingan yang konsisten sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan hasil dari budidaya tersebut.
Sementara itu, perwakilan UNHAS Prof. Dr. Amran Saru menilai bahwa budidaya ikan yang dilakukan Pemkot Jayapura sangat tepat sasaran. Menurutnya, kedua jenis ikan yang dibudidayakan, Nila dan Mubara Saling, memiliki peluang pasar yang sangat strategis dan terus diminati.
“Kami sudah melihat sendiri, rata-rata rumah makan di Kota Jayapura menyediakan Ikan
Nila dan Mubara. Ini peluang yang sangat terbuka lebar,” ujar Prof. Amran.
Ia menilai bahwa potensi pasar tersebut harus dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah, dengan mendorong masyarakat—khususnya nelayan atau warga yang memiliki latar belakang perikanan—untuk terlibat aktif dalam program budidaya.
“Masyarakat perlu didorong, didampingi, dan diawasi. Dengan pasar yang begitu strategis, budidaya ikan pasti memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi warga,” jelasnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…