

Ketua Kerukunan Masyarakat Batak (KMB) Provinsi Papua, Ronal Panjaitan (dua dari kiri) bersama ketua panitia, dr Ronny Situmorang (tengah) dan pengurus KMB ketika memberikan keterangan di Kotaraja, Senin (9/12) (foto:Gamel Cepos)
JAYAPURA – Kerukunan Masyarakat Batak (KMB) Provinsi Papua tengah mengagendakan menggelar perayaan natal bersama yang akan digelar di Gor Cenderawasih Jayapura, Jumat (13/12). Natal bersama ini dipastikan berangsung meriah mengingat sempat vakum hampir 5 tahun lamanya. Selama itu pula kerinduan untuk berkumpul dan saling bersilaturahmi sesama masyarakat batak dipendam dan kini waktunya untuk kembali bertemu.
Ketua Kerukunan Masyarakat Batak (KMB) Provinsi Papua, Ronal Panjaitan, SH mengatakan pihaknya telah membentuk panitia yang diketuai oleh dr. Ronny Situmorang. Ia menjelaskan, Natal yang digelar adalah bentuk syukur KMB karena dapat melewati tahun 2024 dengan baik termasuk melewati momen politik pada 2024 dengan aman dan nyaman. Disyukuri karena situasi Papua maupun Kota Jayapura hingga masih terkendali.
“Kami pikir masyarakat Batak di Papua adalah bagian dari masyarakat di tanah Papua. Banyak yang sudah lama bekerja bahkan lahir dan meninggal juga disini jadi moment natal ini akan kembali mempererat persaudaraan. Selain itu kami sudah lama sekali vakum. Kemarin ada covid, lalu situasi yang kurang pas akhirnya baru ditahun ini dilakukan,” kata Ronal kepada wartawan di Kotaraja, Senin (9/12).
Moment ini juga diharap dapat memperkuat persekutuan masyarakat Batak di Papua dan membangun sikap toleransi sesama masyarakat atau paguyuban maupun masyarakat asli di Papua ini,” beber Ronal.
Ia menjelaskan, pengurus KMB telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan acara itu. Jika tak ada halangan, Natal KMB juga bakal dihadiri Penjabat Gubernur Papua Ramses Limbong. Sementara, Ketua Panitia dr. Ronny Situmorang menjelaskan, pada prinsipnya Natal tersebut digelar untuk mempersatukan, mempererat persaudaraan.
“Beberapa tahun kita absen, tidak melakukan perayaan natal. Sehingga tahun ini, kita ingin mempererat, memperkuat persaudaraan antar sesama, bukan hanya sesama orang Batak tentunya,” katanya. Ia juga menjelaskan, sesuai tema Natal nasional “Marilah Sekarang Kita Pergi Betlehem”. Ini sekaligus mengajak untuk meningkatkan persaudaraan tali kasih serta mengambil peran dalam pembangunan di Tanah Papua.
“Kami ini bagian dari orang Papua, sudah mendarah daging sehingga patut memikirkan kemajuan dan kebersamaan,” tambahnya. Ia juga mengajak masyarakat Batak untuk terlibat. “Ini waktunya kita kumpul lagi,” tutu Ronny. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…
Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…
Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…
Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…