Categories: METROPOLIS

Ancam Mogok Kerja, Jika Antrean Solar masih Mengular

JAYAPURA – Asosiasi Logistik Forwarder Indonesia (ALFI) Papua mendesak Pertamina mencari solusi terkait dengan antrean bahan bakar minyak (BBM) jenis solar  yang mengular panjang sejak beberapa bulan terakhir.

  Pasalnya, mereka merasa dirugikan dengan antrean BBM yang kerap terjadi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Kendaraan mereka harus antre selama 1 kali 24 jam hanya untuk mengisi Solar di SPBU.

  “Pertamina harus memperhatikan kondisi di lapangan terkait dengan BBM Solar subsidi, sebab ini sangat berdampak bagi kami dalam pendistribusian logistik ke konsumen,” ucap Ketua Kepelabuhan Kota Jayapura di DPW ALFI Papua, Khoirul Baqi kepada wartawan, Senin (9/12).

  Menurutnya, selain berdampak pada pendistribusian logistik ke konsumen, kelangkaan BBM juga membuat terjadinya inflasi di Kota Jayapura. Ia mencontohkan, biasanya saat pendistribusian logistik mereka membeli Solar dengan harga Rp 700 ribu, dengan harga Rp 6.800 per liter. Namun mereka dipaksa membeli Dexalite seharga Rp 13.800 per liter yang selisihnya 100 persen lebih dengan Solar subsidi.

  “Dengan harga tersebut berdampak pada kenaikan barang di Kota Jayapura, menurunnya daya beli konsumen dan ini menyebabkan inflasi,” jelasnya.

   Jika pihak Pertamina tak bertindak dengan antrean BBM jenis Solar yang kerap terjadi, Khoirul mengaku akan berkoordinasi dengan semua pihak untuk memecahkan masalah ini. Sebab menurut dia, pendistribusian logistik ke konsumen tak boleh terhambat.

  “Jika Pertamina tak memberikan solusi terkait antrean BBM Solar di SPBU, kami akan mogok kerja dan itu lebih dahsyat imbasnya pada pendistribusian barang ke konsumen,” tegasnya.

  “Jika kami melakukan aksi otomatis distribusi beras dan sembako akan terhambat dan itu merugikan masyarakat, kami sebenarnya menjerit dan sangat dirugikan. Sebab itu, kami juga harus diberikan solusi,” sambungnya menegaskan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

MRP Bersama Dubes Inggris, Bahas Perempuan, Adat dan Agama

   Ketua MRP Nerlince Wamuar mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk berdiskusi mengenai berbagai situasi…

4 hours ago

Pemkot Mulai Susun Target PAD 2027, Potensi Baru Diminta Segera Digali

  Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), target PAD Kota Jayapura tahun 2027 telah…

5 hours ago

Pemprov Papua Dorong Serapan APBN Dikebut

Pemerintah Provinsi Papua mendorong percepatan realisasi anggaran APBN, khususnya pada belanja modal serta belanja barang…

6 hours ago

Gercep Dispendukcapil, 635 Dokumen Adminduk Korban Kebakaran Diterbitkan

   Merespons kondisi tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Jayapura bergerak cepat dengan…

7 hours ago

Naikkan Target PAD, OPD Diminta Lebih Sigap

Pemerintah Kota Jayapura menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 dari sekitar Rp307 miliar…

8 hours ago

Bongkar Kejanggalan Kecelakaan di Ring Road!

Keluarga almarhum Jhon S. Wanimbo mendesak Polda Papua tidak berhenti pada penanganan awal kecelakaan maut…

9 hours ago