

Ketua DPW PAN Papua, Sinut Busup
JAYAPURA – Satu usulan menarik disampaikan salah satu anggota Komisi IV DPR Papua, Sinut Busup terkait maraknya usulan pemekaran provinsi di tanah Papua. Ia menyebut nama Papua jangan pernah dihapus atau dirubah dari peta Tanah Papua. Papua tetap menggunakan nama Papua sedangkan yang perlu didorong adalah lahirnya Provinsi Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan Tengah.
Ini menurutnya bisa menjadi solusi ketimbang harus merubah nama Provinsi Papua. “Saat ini orang bicara banyak soal Provinsi Tabi namun saya mau menjelaskan begini, Indonesia dijajah oleh beberapa negara dan terakhir oleh Belanda. Namun selama penjajahan pulau Jawa tidak pernah berubah dan bergeser. Nah Papua juga harusnya seperti itu, jangan diubah,” beber Sinut melalui ponselnya, Kamis (10/10). Bila sudah ada provinsi lainnya maka masyarakat yang berada di daerah tersebut tidak akan maju sebagai kepala daerah maupun anggota legislatif di daerah lain. Ia hanya fokus pada daerahnya.
“Jadi otomatis Papua tetap di Tabi dan Provinsi Papua ini terdiri dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Mamberamo Raya. Yang lain tidak masuk lagi ke Papua jadi nama ini tidak berubah,” ujarnya. Politisi dari PAN ini menyampaikan bahwa pihaknya mendukung lahirnya beberapa provinsi di Tanah Papua dan ia merincikan untuk Papua Selatan terdiri dari Merauke, Mappi, Bovendgul dan Asmat. UntukProvinsi Papua Tengah terdiri dari Biak, Supiori, Yapen, Waropen, Nabire, Mimika, Dogiyai dan Intan Jaya sedangkan Provinsi Pegunungan Tengah terdiri dari Lanny Jaya, Yahukimo, Tolikara, Nduga, Puncak Jaya, Puncak, Mamberamo Tengah, Yalimo dan Jayawijaya.
“Jadi jika ribut terus maka ada banyak yang harus dituntaskan mending bikin beberapa provinsi lagi dan nama Papua tidak diubah. Jadi seperti yang saya jelaskan di atas agar kepentingan elit jangan mengorbankan masyarakat sipil,” pungkas Sinut. (ade)
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…