

Beberapa kendaraan angkutan kota saat antre di Terminal Entrop, Rabu (10/5). (FOTO: Robert Mboik Cepos)
JAYAPURA-Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Justin Sitorus mengaku sangat kecewa dengan perilaku sejumlah sopir angkutan kota Jayapura yang tidak mau masuk terminal untuk menurunkan juga menaikkan penumpang. Padahal terminal itu, sudah kelas internasional karena sudah Tipe A.
Karena itu, dia meminta mitra kerjanya, Satlantas Polres Jayapura untuk mengambil tindakan tegas. Karena satlantas mempunyai kewenangan lebih dibanding Dishub Kota Jayapura.
“Saya juga sudah minta polisi supaya tindak tegas para pelanggar tersebut. Karena polisi yang punya kewenangan lebih untuk menindak dan segala macamnya. Kalau di Perhubungan kecuali ada PPNS nya, PPNS kami sudah pensiun kemarin,”harapnya saat dikonfirmasi Cenderawasih pos, Rabu (10/5).
Dia mengatakan, sejauh ini pengawasan bagian luar terminal ini memang rutin dilakukan dan menjadi salah satu tanggung jawab Dishub Kota Jayapura, juga Satlantas Polresta Jayapura.
Pihaknya pun belum mengetahui alasannya mengapa masih ada sejumlah sopir angkot ini tidak mau masuk ke dalam terminal untuk menurunkan dan menaikkan penumpang.
“Pengawasan terminal bagian luar itu menjadi tanggung jawab kami dan juga pihak satlantas kota Jayapura. Kalau kami setiap hari mobile sampai ke kota dengan bidang dalops.
Mengenai mobil angkot yang tidak mau masuk terminal itu pengawasannya ada di Dishub dan polisi.”tuturnya.
“ Tidak tahu apa sebenarnya masalah sampai angkot ini tidak mau masuk ke dalam terminal. Karena itu juga diundang-undang lalulintas, polisi juga bisa menindak itu,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya berharap polisi juga turut mendukung karena menjadi bagian dari pemerintahan terkait. Persoalan ini sebenarnya juga sudah ada instruksi Wali Kota Jayapura. Dimana Dishub bisa menindak, berupa memarkirkan atau diinapkan tiga malam.
“Cuma kalau kita inapkan lagi tiga malam tidak ada parkiran kendaraan, jadi saya sampaikan kalau dapat pagi, nanti ambil sore mobilnya. Tangkap dan kandangkan. Sampai seperti itu supaya ada efek jera. Diinstruksi wali kota itu, satu dua kali mobilnya melanggar langsung direkomendasikan untuk dibekukan ijin trayeknya,” tambahnya. (roy/tri).
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…