Categories: METROPOLIS

Tidak Masuk Terminal, Sopir Angkot Diminta Ditindak

JAYAPURA-Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Justin Sitorus mengaku sangat kecewa dengan perilaku sejumlah sopir angkutan kota Jayapura yang tidak mau masuk terminal untuk menurunkan juga menaikkan penumpang. Padahal terminal itu, sudah kelas internasional karena sudah Tipe A.

   Karena itu, dia meminta mitra kerjanya, Satlantas Polres Jayapura untuk mengambil tindakan tegas. Karena satlantas mempunyai kewenangan lebih dibanding Dishub Kota Jayapura.

“Saya juga sudah minta polisi supaya tindak tegas para pelanggar tersebut. Karena polisi yang punya kewenangan lebih untuk menindak dan segala macamnya. Kalau di Perhubungan kecuali ada PPNS nya, PPNS kami sudah pensiun kemarin,”harapnya saat dikonfirmasi Cenderawasih pos, Rabu (10/5).

   Dia mengatakan, sejauh ini pengawasan bagian luar terminal ini memang rutin dilakukan dan menjadi salah satu tanggung jawab Dishub Kota Jayapura, juga Satlantas Polresta Jayapura.

Pihaknya pun belum mengetahui alasannya mengapa masih ada sejumlah sopir angkot ini tidak mau masuk ke dalam terminal untuk menurunkan dan menaikkan penumpang.

   “Pengawasan terminal bagian luar itu menjadi tanggung jawab kami dan juga pihak satlantas kota Jayapura. Kalau kami setiap hari mobile sampai ke kota dengan bidang dalops.

Mengenai mobil angkot yang tidak mau masuk terminal itu pengawasannya ada di Dishub dan polisi.”tuturnya.

“ Tidak tahu apa sebenarnya masalah sampai angkot ini tidak mau masuk ke dalam terminal.  Karena itu juga diundang-undang lalulintas, polisi juga bisa menindak itu,” ujarnya.

   Karena itu, pihaknya berharap  polisi juga turut mendukung karena menjadi bagian dari pemerintahan terkait.  Persoalan ini sebenarnya juga sudah ada instruksi Wali Kota Jayapura.  Dimana Dishub  bisa menindak, berupa memarkirkan atau diinapkan tiga malam.

   “Cuma kalau kita inapkan lagi tiga malam tidak ada parkiran kendaraan, jadi saya sampaikan kalau dapat pagi, nanti ambil sore mobilnya. Tangkap dan kandangkan. Sampai seperti itu supaya ada efek jera. Diinstruksi wali kota itu, satu dua kali mobilnya melanggar langsung direkomendasikan untuk dibekukan ijin trayeknya,” tambahnya. (roy/tri).

newsportal

Recent Posts

“Jangan Cuma Omon-Omon, Prabowo Harus Ambil Langkah Konkret Soal Karhutla”

  Anthon mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung dan meminta Kapolri mengambil langkah hukum…

18 hours ago

Dinkes Jayawijaya Keluarkan Edaran kepada Masyarakat Terkait penggunaan Masker

Plt Kepala Dinas Kesehatan Esau Rudianto Aibesa, S.KM. M.Kes menyatakan Dinas Kesehatan menyarankan masyarakat menggunakan…

22 hours ago

6 Hektare Lahan di Distrik Wesaput Terbakar, Ada Unsur Kesengajaan?

Kebakaran tersebut dipicu dari vegetasi tumbuhan yang mengering karena musim kemarau. Penanganan Karhutla tersebut telah…

23 hours ago

Stok Beras Menipis, Bulog Merauke Datangkan 5.000 Ton

Pimpinan Cabang Bulog Merauke, Fajar Muhammad Dirgantara, menjelaskan,  dari total beras yang didatangkan tersebut, sekitar…

1 day ago

Polres Mimika dan Nabire Diusulkan Naik Status Jadi Polresta

Polda Papua Tengah resmi mengusulkan peningkatan status Polres Nabire dan Polres Mimika dari Kepolisian Resor…

1 day ago

Jalur Laut Perbatasan RI-PNG Rawan Penyelundupan

   Komandan Kodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Sugianto,  mengungkapkan bahwa  penangkapan pertama terjadi pada Selasa,…

1 day ago