

JAYAPURA- Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., akan mengambil sumpah dan melantik Sekda Kota Jayapura oleh kepada Dr.Frans Pekey, M.Si. di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura Hari ini Senin (11/3) ini.
Dr. Frans Pikey. M.Si lahir di Waghete, Kabupaten Paniai, dan dalam kariernya pertama kali diangkat menjadi CPNS Golongan III/A.TMT tahun 1994. Kemudian diangkat menjadi PNS tahun 1995. Dengan riwayat jabatan PNS pertama yakni menjadi Kasubbag pengelolaan data pada Bagian Organisasi Kodya. Hingga karier terakhir sebelum dilantik menjadi Sekda Kota Jayapura, menjadi Plt. Sekda Kota Jayapura, dan akhirnya lulus seleksi JPTP Sekda Kota Jayapura.
Selain itu, karier yang dijalani Frans Pekey selain menjadi ASN, Pekey juga aktif dalam berbagai kegiatan organisasi sosial dan kemasyarakatan, organisasi yang pernah diikuti diantaranya mulai dari di IPME, pengurus di senat Fisip Uncen, Pengurus DPD KNPI Kota Jayapura, Ketua Harian PRSI Cabang Jayapura, Pengurus KONI Kota Jayapura, Pengurus Yayasan RS Dian Harapan, Ketua Pengprov PBSI Papua, dan organisasi penting lainnya.
Sedangkan, dalam riwayat seminar/loka karya yang telah diikuti diantaranya, Seminar E-Goverment, Seminar nasional jabatan fungsional perencanaan pada Bappenas, loka karya nasional prospek jabatan fungsional, mengangkat potensi inti daerah, perencanaan pembangunan daerah, loka karya smart City, loka karya CSR Rumah Bersama dan lainnya.(dil/wen)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…